Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Harta yang kamu makan akan habis, harta yang kamu pakai akan usang, tapi harta yang kamu sedekah kan akan menjadi tabunganmu” (HR. Muslim).
Di dalam kandungan hadits tersebut, pada hakikatnya harta yang kita punya hanya tiga saja, maka selebihnya bukanlah harta kita. Sebab harta yang kita kumpulkan, harta yang kita tumpuk, bisa jadi bukan kita yang menikmatinya.
BACA JUGA: Penjual Makanan yang Menipu
Akan tetapi kita hanya sekadar memiliknya saja. Tiga harta yang kita nikmatinya, itu pun bersifat hanya sementara saja, yakni.
1- Makanan yang Kau Makan
Makanan yang berada di dapur , makanan yang berada di kulkas belum tentu kita yang menikmatinya. Dan pada hakikatnya makanan yang kita makan hanyalah sesaat saja, hanya melewati lidah dan akan dikeluarkan kembali melalui anus.
2- Pakaian yang Kau Miliki
Pakaian dan sarana yang kita miliki seperti kendaraan, sepatu, rumah yang megah, yang pada saat ini yang kita banggakan dan kita nikmati. Semua adalah bersifat sementara dan hanya sebuah titipan yang Allah berikan. Nanti pada waktunya rumah itu akan diwariskan, pakaian akan lenyap dan lain-lain.
BACA JUGA: Nabi Jelaskan tentang Sedekah
3- Sedekah
Sedekah inilah harta yang sesungguhnya, sebab orang yang selalu mengeluarkan hartanya (sedekah) di jalan Allah, ia akan datang melindunginya. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari Kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: ”Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kue atau bawang merah atau seperti ini.” (HR Al-Baihaqi – Al-Hakim – Ibnu Khuzaimah). []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


