JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Nasihat Ulama

Setiap Kenikmatan Tidak Akan Dapat Diraih dengan Kenikmatan

🎙 Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,

وقد أجمع عقلاء كل أمة على أن النعيم لا يدرك بالنعيم، وإن من آثر الراحة فاتته الراحة، وإن بحسب ركوب الأهوال وإحتمال المشاق تكون الفرحة واللذة، فلا فرحة لمن لا هم له، ولا لذة لمن لا صبر له، ولا نعيم لمن لا شقاء له، ولا راحة لمن لا تعب له، بل إذا تعب العبد قليلًا استراح طويلًا … وكلما كانت النفوس أشرف والهمة أعلا، كان تعب البدن أوفر وحظه من الراحة أقل.

Sungguh telah bersepakat setiap umat yang memiliki akal sehat bahwa kenikmatan abadi tidak akan dapat diraih dengan kenikmatan sesaat.

Barang siapa lebih mementingkan untuk beristirahat (di dunia), pasti akan terlewatkan untuk mendapat istirahat (di akhirat).

BACA JUGA:  Tanda Meraih Kenikmatan Ibadah

Besarnya kebahagiaan dan kelezatan yang didapat sebanding dengan besarnya kesusahan yang dia rasakan.

Tidak ada kebahagiaan (di akhirat) bagi orang yang tidak mengalami kesedihan (di dunia).

Tidak ada kelezatan (hakiki) bagi orang yang tidak memiliki kesabaran.

Tidak ada kenikmatan (abadi) bagi orang yang tidak mengalami kesusahan.

BACA JUGA: Di antara Kenikmatan Surga

Tidak ada istirahat (panjang) bagi orang yang tidak mengalami keletihan (ketika melaksanakan ketaatan). Bahkan, apabila hamba mau lelah sebentar (di dunia), niscaya dia akan mendapat istirahat panjang (di akhirat).

Semakin mulia jiwa dan semakin tinggi cita-cita, dia akan semakin lelah dan semakin sedikit istirahatnya. []

📚 Miftah Dar As-Sa’adah (2/ 15)

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Nasihat Ulama

Kenapa Mengambil Rezeki yang Haram?

Nasihat Ulama

Hilang Satu Sumber Rizkimu, Masih Banyak Sumber yang Lain

Nasihat Ulama

3 Perkara

Nasihat Ulama

Nasihat Imam Asy-Syafi’iy kepada Muridnya, Imam Al-Muzany tentang Kematian

Leave a Reply