JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Shalat dengan Berdiri

Rasulullah ﷺ menunaikan shalat dengan berdiri, baik di dalam shalat fardu maupun di dalam shalat Sunnah, sebagai ketaatannya kepada firman Allah:

حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ ۝٢٣٨

“Peliharalah semua ssalat (fardu) dan salat Wusṭā. Berdirilah karena Allah (dalam salat) dengan khusyuk.” (QS. Al-Baqarah Ayat 238)

Beliau telah mensyariatkan kepada umatnya untuk melakukan shalat dalam keadaan benar-benar menakutkan sambil berjalan kaki atau berkendaraan, sebagaimana telah diterangkan terdahulu hal ini difirmankan oleh Allah:

فَاِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا اَوْ رُكْبَانًاۚ فَاِذَآ اَمِنْتُمْ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَمَا عَلَّمَكُمْ مَّا لَمْ تَكُوْنُوْا تَعْلَمُوْنَ ۝٢٣٩

“Jika kamu berada dalam keadaan takut, salatlah dengan berjalan kaki atau berkendaraan. Lalu, apabila kamu telah aman, ingatlah Allah (salatlah) sebagaimana Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah Ayat 239)

Dan diriwayatkan bahwa:

“Rasulullah ﷺ shalat sambil duduk ketika beliau sakit yang mendekati kematiannya,” (HR Tirmidzi dan dishahihkannya dan Ahmad)

Shalat yang demikian itu dilakukannya pula sebelum ini, yakni ketika:

Beliau sakit dan manusia shalat di belakang beliau sambil berdiri . Kemudian beliau mengisyaratkan kepada mereka agar duduk. Maka duduklah mereka. Setelah selesai menunaikan shalat, beliau bersabda, “Kalau saja tadi kamu melakukan, niscaya kamu akan melakukan seperti apa yang dilakukan oleh orang orang Persia dan Rum. Mereka berdiri di hadapan raja-raja mereka, sedangkan raja-raja mereka duduk, janganlah kamu lakukan itu . Sesungguhnya imam itu dijadikan hanya untuk diikuti. Oleh karena itu, apabila ia rukuk, maka rukuklah kamu apabila ia bangkit, maka bangkitlah kamu dan apabila ia shalat sambil duduk, maka shalatlah kamu sambil duduk semuanya.” (HR. Bukhari dan Muslim) []

Sumber: Sifat Shalat Nabi, Karya Muhammad Nashiruddin Al-Albani, Penerbit Gema Risalah Press Bandung, Cetalan ke-17, Mei 2000

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

Keutamaan Berkumpul untuk Membaca dan Mempelajari Al-Qur’an

Ibadah

Jangan Berat Membaca Al-Qur’an, Tanyakan pada Hati: Apa yang Salah?

Ibadah

Keutamaan Istighfar yang Besar

Ibadah

Jangan Lupa Berdoa di Hari Arafah

Leave a Reply