JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Siapa Manusia yang Berbahagia?

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,

“Demi Allah, jika engkau perhatikan antara raja dan anak-anaknya, menteri dan anak-anaknya, gubernur dan anak-anaknya, orang kaya dan anak-anaknya dengan orang mukmin yang beramal saleh, tentu engkau dapatkan yang kedua (orang mukmin yang beramal saleh) lebih nikmat hidupnya, lebih bahagia hatinya, dan lebih lapang dadanya, karena di Tangan Allah kunci-kunci (perbendaharaan) di langit dan di bumi.

Dia yang menjamin, bahwa barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.

BACA JUGA:  4 Mutiara Manusia yang Dapat Hilang karena 4 Perkara

Oleh karena itu, engkau akan dapatkan orang mukmin yang beramal saleh gembira hatinya, lapang dadanya, ridha dengan ketetapan Allah dan qadar-Nya, jika ia memperoleh kebaikan, maka ia bersyukur kepada Allah dan jika ia mendapatkan kebalikannya, maka ia bersabar dan meminta ampun kepada Allah atas perbuatan yang dilakukannya.

Ia pun tahu bahwa musibah yang menimpanya karena dosa-dosanya, maka ia segera kembali kepada Allah Azza wa Jalla.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

«عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ، صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ»

“Sungguh mengagumkan keadaan orang mukmin, semua urusannya baik buatnya, dan itu hanya didapati pada orang mukmin.

BACA JUGA: Inilah Kunci Kebahagiaan Hidup Dunia Akhirat

Jika mendapatkan kesenangan ia bersyukur, maka hal itu baik baginya, dan jika ia mendapatkan kesengsaraan ia pun bersabar, itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

Dan benarlah Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dengan demikian, nikmat yang paling besar yang Allah turunkan kepada manusia adalah nikmat agama (Islam) yang dengannya kehidupan manusia di dunia dan di akhirat menjadi tegak (baik).” (Tafsir Juz ‘Amma surah At Takwir) []

Alih Bahasa: Ustadz  Marwan Hadidi https://t.me/bimbingansyariah

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply