JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Renungan

Sombongnya Ahli Ibadah

Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa orang-orang yang zuhud dan para ahli ibadah tidak terlepas pula dari nistanya kesombongan, kepongahan, dan tindakan memikat hati manusia. Kesombongan itu menyelinap ke dalam diri mereka baik menyangkut urusan agama ataupun dunia.

Dalam urusan dunia, ia memandang orang lain lebih pantas untuk menziarahi dirinya ketimbang ia menziarahi orang lain. Ia mngharapkan orang lain memenuhi kebutuhannya, menghormatinya, melapangkan tempatnya di dalam berbagai acara, menyebut-nyebut kewaraan dan ketakwaannya dan mengutamakannya ketimbang semua orang dalam berbagai pembagian hingga semua hal yang. Imam Al-Ghazali sebutkan ada hak para ulama seolah-olah ia memandang ibadahnya sebagai karunia atas makhluk. Astagfirullah.

Sedangkan dalam urusan agama, ia memandang kebinasaan bagi orang lain dan memandang dirinya selamat, padahal dengan pandangannya tersebut ia memastikan dirnya binasa. Nabi bersabda ;

“Apabila kamu mendengar orang mengatakan, “Orang-orang telah binasa, maka dialah orang yang paling binasa di antara mereka.” (HR Muslim)

Nabi bersabda demikian karena perkataan orang tersebut menunjukkan bahwa ia melecehkan makhluk Allah sehingga ia merasa aman dari siksa-Nya dan tidak takut pembalasan-Nya. Bagaimana ia tidak punya rasa takut, padahal pelecehannya terhadap orang lain itu sudah cukup menjadikan dirinya sebagai orang jahat? Nabi bersabda, “Cukuplah seseorang dinilai telah berbuat kejahatan bila ia merendahkan saudaranya sesama Muslim.” (HR Muslim)

Betapa besar perbedaan antara dia dan orang yang mencitanya karena Allah, menghormatinya karena ibadahnya dan mengharap kebaikan untuk dirinya.

Orang-orang mendapatkan keselamatan dengan menghormatinya karena Allah, mereka mendekatkan diri kepada Allah dengan mendekatinya tetapi dia sendiri terancam murka Allah karena menjauhi mereka, seolah-olah ia enggan duduk bersama mereka. Sungguh pantas jika Allah mengangkat mereka kederajat tinggi, lantaran mereka mencintainya karena Allah dan sungguh pantas jika Allah mengabaikannya lantaran ia meremehkan mereka. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Renungan

Tiga Rukun Syukur kepada Allah

Renungan

Bolehkah Kita Menikmati Dunia?

Renungan

Takut Miskin

Renungan

Ambilan Pelajaran dari Perjalanan Hidup Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *