JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Syafa’at Nabi untuk Pelaku Dosa

Doa

Ada manusia yang begitu terjaga akhlaknya. Ia dicintai tak hanya oleh keluarganya, tapi juga oleh musuhnya. Betapa banyak kita temukan kisah-kisahnya yang rela dilempari batu untuk mempertahankan Islam ini agar tetap tegak. Dialah manusia mulia kekasih Allah, dialah Nabi Muhammad ﷺ.

Nabi yang begitu merindui umatnya sejak 14 abad yang lalu. Nabi yang tetap mengingat umatnya ketika ia tengah bergelut dengan sakitnya sakaratul maut.

BACA JUGA: Apa Hukum Meminta Syafaat dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam Setelah Wafatnya?

Nabi ﷺ kini telah menunggu kita di telaga kautsar. Ia yang begitu merindui kita tengah menyiapkan syafaat bagi umatnya. Bahkan syafaat itu tak hanya diperuntukan bagi ahli ibadah saja, tapi juga bagi para pelaku dosa. Sungguh betapa mulianya Rasulullah.

Sebagaimana telah terdapat hadits mutawatir (dengan jalur periwayatan yang banyak) yang membicarakan tentang syafa’at. Seperti sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih, “Syafa’atku untuk pelaku dosa besar dari umatku.” (HR. Abu Daud no. 4739, Tirmidzi no. 2435 dan Ahmad 3: 213.).

BACA JUGA:  Pada Hari Kiamat, Akan Jadi Syafaat bagi Pemiliknya

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Separuh dari umatku akan dipilih untuk masuk surga atau akan diberi syafa’at. Maka aku pun memilih agar umatku diberi syafa’at kareana itu tentu lebih umum dan lebih banyak. Apakah syafa’at itu hanya untuk orang bertakwa? Tidak. Syafa’at itu untuk mereka yang terjerumus dalam dosa (besar),” (HR. Tirmidzi no. 2441, Ibnu Majah no. 4317 dan Ahmad 2: 75). []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Ingin Masuk Surga Tanpa Hisab?

Yaumul Hisab

Ahli Sedekah yang Diseret ke Neraka

Yaumul Hisab

Kubur pada Jenazah

Yaumul Hisab

Bahkan Manusia Menjadi Saksi atas Dirinya Sendiri, meskipun Ia Mengemukakan Alasan-alasannya

Leave a Reply