JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Tergantung Akhir Perbuatannya

Al Faqih berkata , Abu Ja’far menceritakan kepada kami, Abul Qasim menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Hasan menceritakan kepada kami, Sufyan bin Waki’ menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Abdur Rahman bin Wahb dari Muhammad bin Ka’b Al Quradhi, di mana ia berkata, Rasulullah SAW berdiri di atas mimbar, lalu menggenggam tangan kanannya kemudian bersabda,

“Ada satu kitab yang di dalamnya Allah Ta’ala telah menulis penguhuni surga dengan nama-nama dan nasab-nasab mereka. Jumlah mereka itu tidak akan ditambah dan tidak akan dikurangi.

Ada orang-orang yang beruntung (ahli surga) itu melakukan pekerjaan orang-orang yang celaka (ahli neraka), sehingga dianggap seolah-olah mereka termasuk golongan ahli neraka.

Akan tetapi kemudian Allah Ta’ala menyelematkan mereka karena ketentunNya itu, (sehingga beralih) dari pekerjaan ahli neraka ke pekerjaan ahli surga sebelum meninggal dunia, walau pun (masa unut berbuat baik itu hanya selama waktu untuk) memerah susu unta. Dan ada pula orang-orang yang celaka (ahli neraka) itu melakukan melakukan pekerjaan orang-orang yang beruntung (ahli surga), sehingga dianggap seolah-olah mereka termasuk golongan ahli surga.

Akan tetapi tiba-tiba Allah mengeluarkan mereka dari golongan ahli surga sebelum meninggal dunia, walau pun (masa untuk melakukan jelek itu hanya selama waktu untuk) memerah susu unta.

Orang yang berbaghagia adalah orang berbahagia dengan memperoleh keputusan Allah Ta’ala, dan amal-amal perbuatan itu (tergantung) pada akhir perbuatannya.” []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

4 Makna Kata Fitnah dalam Al-Quran

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (2-Habis)

Kajian

Hukum Masbuk (Makmum yang tertinggal) dalam Shalat (1)

Kajian

Hukum Menjual Daster (2-Habis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *