Shalat tahajjud dan shalat witir adalah bagian dari shalat malam yang bisa di lakukan mulai setelah shalat isya sampai shalat shubuh.
diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بَعْدَ الْعِشَاءِ اْلآخِرَةِ إِلَى أَنْ يَنْصَدِعَ الْفَجْرُ.
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan shalat setelah shalat ‘Isya’ hingga fajar menyingsing.” [HR. Musnad Imam Ahmad no. 24026).
BACA JUGA: Kata Mutiara tentang Tahajjud
Sebaiknya dilakukan setelah seseorang tidur walau sekejap, namun bisa dilakukan tanpa harus di dahulu dengan tidur terlebih dahulu.
Bila dilakukan di duapertiga malam atau di sepertiga malam terakhir maka bisa lebih menambah kekhusyu`an sebagaimana yang biasa dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Shalat tahajjud dilakukan sebanyak delapan atau sepuluh rokaat atau lebih, dilakukan dengan dua rokaat salam-dua rokaat salam, sebagaimana hadist dari Ibnu Umar,”
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى , فَإِذَا خَشِيَ أَحَدُكُمْ الصُّبْحِ صَلَّى رَكْعَةً وَاحِدَةً , تُوتِرُ لَهُ مَا قَدْ صَلَّى ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari Ibnu Umar Radhiyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sholat malam itu dua-dua, maka bila seorang di antara kamu takut telah datang waktu Shubuh hendaknya ia sholat satu rakaat untuk mengganjilkan sholat yang telah ia lakukan.” Muttafaq Alaihi.
BACA JUGA: Haruskah Tidur Sebelum Tahajjud?
Atau dengan cara yang seperti di dalam hadist yang diriwayatkan dari Zaid bin Kholid al-Juhani, beliau berkata:
“Sesungguhnya aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat malam, maka beliau memulai dengan shalat 2 rakaat yang ringan, Kemudian beliau shalat 2 rakaat dengan bacaan yang panjang sekali, kemudian shalat 2 rakaat dengan bacaan yang lebih pendek dari rakaat sebelumnya, kemudian shalat 2 rakaat dengan bacaan yang lebih pendek dari rakaat sebelumnya, kemudian shalat 2 rakaat dengan bacaan yang lebih pendek dari rakaat sebelumnya, kemudian shalat 2 rakaat dengan bacaan yang lebih pendek dari rakaat sebelumnya, kemudian shalat witir 1 rakaat.” (HR. Muslim) []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


