JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Wanita, Mayoritas Penghuni Neraka

Dari Usamah bin Zaid, ia berkata: “Rasulullah ﷺ bersabda:

( قُمْتُ عَلَى بَابِ الْجَنَّةِ، فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا الْمَسَاكِينُ، وَإِذَا أَصْحَابُ الْجَدِ مَحْبُوسُوْنَ، إِلَّا أَصْحَابَ النَّارِ، فَقَدْ أُمِرَ بِهِمْ إِلَى النَّارِ، وَقُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ، فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ يَدْخُلُهَا النِّسَاءُ . ))

‘Aku berdiri di depan pintu Surga, ternyata kebanyakan yang memasukinya adalah orang-orang yang miskin, sedangkan orang-orang kaya masih tertahan. Kecuali penduduk Neraka, karena Allah telah memerintahkan mereka dimasukkan ke dalam Neraka. Kemudian, aku berdiri di depan pintu Neraka, ternyata kebanyakan yang memasukinya adalah kaum wanita.” (Lihat Shahihul Jami’ (no. 4287) (cetakan terbaru [no. 4411)

BACA JUGA: 3 Pintu Neraka

Dari Imran bin Hushain, ia berkata bahwa Nabi صلى اللهُ عَلَيْهِ وسم bersabda:

(( إِنَّ أَقَلَّ سَاكِنِي الجَنَّةِ النِّسَاءُ . ))

“Sungguh, penghuni Surga yang paling sedikit adalah wanita.” (Lihat Shahihul Jami’ (no. 1570) (cetakan terbaru [no. 1574).

Maksudnya adalah karena kaum wanita itu sering kalah menghadapi hawa nafsunya. Mereka pun lebih cenderung memperhatikan perhiasan dunia karena kurangnya akal mereka untuk membuka pandangan terhadap kehidupan akhirat.

Sehingga, mereka merasa lemah untuk beramal demi bekal kehidupan akhirat kelak. Bahkan, mereka menjauhinya karena hati dan hawa nafsu mereka lebih cenderung kepada gemerlapnya dunia. Mereka juga suka berhias dan menyukai perhiasannya.

Kaum wanita merupakan faktor terkuat yang dapat memalingkan kaum laki-laki. Para lelaki yang mengikuti hawa nafsunya akan tergoda oleh para wanita tersebut.

BACA JUGA:  Neraka, Bisa Berbicara dan Melihat

Kaum wanita juga mengajak lawan jenisnya untuk berpaling dari kehidupan akhirat. Mereka sangat mudah terpedaya oleh orang-orang yang mengajaknya untuk meninggalkan syariat agama dan sangat sulit untuk menerima seruan dan nasihat dari kalangan orang yang bertakwa kepada kehidupan akhirat dan amalan-amalan yang dapat menjadi bekal kehidupan akhirat. (At-Tadzkirah karya Imam Al-Qurthubi (hlm. 369). []

Sumber: Al-Jannatu Na’ïimuhaa wath Thariiqu Ilaiha Jahannamu Ahwaaluha wa Ahluhaa (Surga Neraka, Siapakah Calon Penghuninya?) / Penulis : Syaikh Ali Hasan Al-Halabi / Penerbit: Daar Ibnu Hazm lith Thibaah wan Nasyr wat Tauzi’ Beirut Lebanon / PUSTAKA IMAM ASY-SYAFI’I / Cetakan I 1424 H-2003 M – Cetakan Kelima Rabi’ul Awwal 1443 H/Oktober 2021 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Untuk Siapa Kamar-kamar di Surga?

Yaumul Hisab

Kubur, Persinggahan Akhirat yang Pertama

Yaumul Hisab

Pertanyaan di Hari Kiamat tentang Pemenuhan Janji

Yaumul Hisab

Pertanyaan di Hari Kiamat tentang Seteru dan Sekutu