JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Sirah

Zaid bin Arqom dan Ucapan Buruk Kaum Munafik

 

عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ عَمِّي فَسَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أُبَيٍّ ابْنَ سَلُولَ يَقُولُ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا وَقَالَ أَيْضًا لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِعَمِّي فَذَكَرَ عَمِّي لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ وَأَصْحَابِهِ فَحَلَفُوا مَا قَالُوا فَصَدَّقَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَذَّبَنِي فَأَصَابَنِي هَمٌّ لَمْ يُصِبْنِي مِثْلُهُ قَطُّ فَجَلَسْتُ فِي بَيْتِي فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ إِلَى قَوْلِهِ هُمْ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ إِلَى قَوْلِهِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ } فَأَرْسَلَ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَرَأَهَا عَلَيَّ ثُمَّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ صَدَّقَكَ

Dari Zaid bin Arqom –semoga Allah meridhainya- ia berkata: Aku pernah berjalan bersama pamanku. Kemudian aku mendengar Abdullah bin Ubay bin Salul berkata: “Janganlah kalian berinfak kepada orang-orang yang ada di sisi Rasulullah hingga mereka pergi (meninggalkan beliau)”.

BACA JUGA:  Ciri-ciri Shalat Orang Munafik

Ia juga berkata: “Kalau kita kembali ke Madinah, orang-orang yang mulia akan mengusir orang-orang yang hina”.

Aku pun menyampaikan hal itu kepada pamanku. Kemudian pamanku menyampaikan kepada Rasulullah shollallahu alaihi wasallam.

Rasulullah shollallahu alaihi wasallam pun mengutus seseorang kepada Abdullah bin Ubay dan rekan-rekannya. Mereka bersumpah tidak berkata demikian.

Kemudian Rasulullah shollallahu alaihi wasallam membenarkan mereka dan mendustakan aku.

Aku pun merasa sangat sedih dengan kesedihan yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya. Aku pun duduk di rumahku.

BACA JUGA:  Hukum Ucapan “Semoga Engkau Panjang Umur”

Kemudian Allah Azza Wa Jalla menurunkan firman-Nya (dari permulaan surah al-Munafiqun hingga):

يَقُولُونَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ…

Mereka berkata: Jika kami kembali ke Madinah orang-orang yang mulia akan mengeluarkan orang-orang yang hina…(Q.S al-Munafiqun ayat 8)

Kemudian Rasulullah shollallahu alaihi wasallam mengirim utusan kepadaku (agar aku menemui beliau, pent) kemudian beliau membacakan ayat-ayat itu kepadaku. Beliau pun bersabda: “Sesungguhnya Allah telah membenarkan engkau.” (H.R al-Bukhari) “

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Sirah

Rasulullah Memuliakan Tukang Sapu

Sirah

Pertolongan Allah

Sirah

Rasa Tanggung Jawab dan Iman kepada Akhirat dari Para Sahabat Nabi

Sirah

Penyesalan Sang Kakek

Leave a Reply