JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Cara Shalat Malam Nabi

Seorang muslim dianjurkan untuk selalu shalat di malam hari meskipun hanya shalat witir satu atau tiga rakaat. Maka pembahasan kita masih pada keutamaan shalat di malam hari.

Dan juga dari ‘Aisyah Ummul Mukminin, beliau berkata:

ما كانَ رَسولُ اللَّهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يَزِيدُ في رَمَضَانَ ولَا في غيرِهِ علَى إحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً؛ يُصَلِّي أَرْبَعًا، فلا تَسَلْ عن حُسْنِهِنَّ وطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا، فلا تَسَلْ عن حُسْنِهِنَّ وطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا. قالَتْ عَائِشَةُ: فَقُلتُ: يا رَسولَ اللَّهِ، أَتَنَامُ قَبْلَ أَنْ تُوتِرَ؟ فَقالَ: يا عَائِشَةُ، إنَّ عَيْنَيَّ تَنَامَانِ ولَا يَنَامُ قَلْبِي

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak menambah shalatnya baik di bulan Ramadhan ataupun diluar Ramadhan lebih dari 11 rakaat. Beliau shalat empat rakaat, jangan kamu tanya tentang bagus dan panjangnya shalat beliau. Kemudian beliau shalat empat rakaat lagi, jangan kamu bertanya tentang bagus dan panjangnya shalat tersebut. Kemudian beliau shalat tiga rakaat (witir).

BACA JUGA: Kemuliaan Seorang Mukmin Terletak pada Shalat Malamnya

Maka aku bertanya: ‘Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum shalat witir?’ Beliau menjawab: ‘Wahai ‘Aisyah, sesungguhnya kedua mataku tidur namun hatiku tidak tidur.’” (Muttafaqun ‘alaihi)

Hadits ini menjelaskan kepada kita tentang shalat malam Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Bahwasanya dalam shalat malam beliau tidak menambah lebih dari 11 rakaat.

Memang ada beberapa riwayat menyebutkan bahwa terkadang beliau shalat 13 rakaat. Para ulama menjelaskan tentang dua rakaat tambahan itu adalah sunnah ba’da isya’. Sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa itu adalah dua rakaat ringan sebagai pembukaan shalat malam. Maka tidak ada pertentangan antara dua riwayat ini.

Hadits ‘Aisyah Ummul Mukminin ini menyebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam shalat 11 rakaat dengan cara 4 rakaat, 4 rakaat, kemudian 3 rakaat.

Syaikh Al-Blbani Rahmatullah ‘Alaihi mempunyai kitab bernama قيام رمضان (Shalat malam dibulan Ramadhan). Beliau membawakan sejumlah riwayat tentang bagaimana shalat seorang muslim di malam-malam hari bulan Ramadhan. Meskipun itu tidak khusus di bulan Ramadhan, tapi bisa juga dilakukan diluar Ramadhan.

Di antara yang disebutkan adalah 4 rakaat, 4 rakaat, 3 rakaat. Kemudian yang kedua beliau menyebutkan 2 rakaat salam, 2 rakaat salam, 2 rakaat salam, 2 rakaat salam, 2 rakaat salam, kemudian 1 rakaat. Dan ini -wallahu a’lam- lebih afdhal dari yang 4, 4, 3. Karena berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dari Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘Anhuma:

BACA JUGA: Mutiara Nasihat tentang Tahajjud

صلاةُ الليلِ مَثْنَى مثنَى

“Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menunjukkan 2 rakaat salam lebih utama dari yang 4 rakaat. Karena dalam shalat 2 rakaat salam itu ada amalan-amalan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan 4 rakaat sekaligus. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk mengerjakan 2 rakaat salam dan seterusnya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

4 Keutamaan Membaca Al-Quran

Ibadah

Amalan Terbaik yang Bisa Dilakukan oleh Orang yang Masih Hidup untuk yang Sudah Meninggal

Ibadah

Sebab Dikabulkannya Doa

Ibadah

12 Perkara dalam Shalat

Leave a Reply