JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Uncategorized

Amalan

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya.”

“Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya

“Jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun,

“Bisa jadi kebaikan kecil itu yang menjadikan hidupmu mendapat perubahan besar.”

BACA JUGA: 2 Amalan Penghantar Masuk Surga

Rasulullah bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya) bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum.” (HR. Muslim)

Berusaha Mendawamkan Amalan Ringan

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ وَقَالَ اكْلَفُوا مِنْ الْأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ (رواه البخاري)

Dari Aisyah radliallahu ‘anha berkata; bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam suatu ketika beliau ditanya; “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah?” Beliau menjawab; ‘(yaitu) amalan yang dikerjakan secara terus menerus, meskipun hanya sedikit (kecil). Kemudian beliau bersabda kembali: ‘Beramallah sesuai dengan kemampuan kalian.’ (HR. Bukhari)

Hikmah Hadits :

1. Antusias para sahabat yang sangat besar untuk menggapai kecintaan Allah Swt. Hal ini terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para sahabat, yang umumnya berorientasi pada ridha dan mahabbatullah.

BACA JUGA:  3 Amalan Menjemput Husnul Khatimah

2. Bahwa amal shaleh yang kecil dan ringan, yang dilakukan secara kontinou dan dawam, insya Allah akan membuahkan pahala yang mulia, bahkan akan mengantarkannya pada cinta dan keridhaan Allah Swt. Oleh karenanya hendaknya setiap kita memiliki amal shaleh yang menjadi pegangan dalam kehidupan kita, serta menjadi kebiasaan dalam keseharian kita, supaya menjadi bekal untuk kehidupan akhirat kelak.

3. Hendaknya kita juga tidak terlalu berlebihan dan terlalu memaksakan diri dalam melakukan amalan tertentu, terlebih yang memberatkan atau menyulitkan diri sendiri. Karena umumnya amalan yang demikian akan mudah membuat kita futur dan bosan, lalu enggan beramal kembali. Sebaliknya kita dianjurkan melakukan amalan yang ringan, mudah dan tidak memberatkan, namun dilakukam secara dawam.

Wallahu A’lam. []

Oleh: Ustadz Rikza Maulan, Lc, M.Ag | SUMBER: CAHAYA SUNNAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Uncategorized

Orang-Orang yang Masuk Surga tanpa Hisab

Uncategorized

Larangan Dengki

Uncategorized

Tangis di Abwa

Uncategorized

Mengabaikan Ucapan Buruk Orang Lain kepadamu

Leave a Reply