JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Terjadinya Fitnah Kubur

Setan Tertawa, Sakaratul Maut

Jika seorang hamba telah diletakkan di dalam kubur, datanglah kepadanya malaikat dalam bentuk yang menakutkan. Dalam Sunan at-Tirmidzi disebutkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, “Jika mayat atau salah seorang dari kalian telah dikubur, datang kepadanya dua malaikat yang hitam kebiru-biruan. Yang satu bernama Munkar, yang lainnya bernama Nakir. Keduanya ber-tanya, ‘Apa pendapatmu mengenai lelaki ini (Muhammad-pen.)?’ Ia menjawab, ‘Apa yang dikatakannya adalah, ia hamba dan utusan Allah. Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu hamba dan rasul-Nya.’ Bila ia seorang munafik, ia menjawab, ‘Aku mendengar orang-orang mengatakan sesuatu tentang dia, lalu aku mengikutinya. Aku tidak tahu….”

BACA JUGA:  Bangkit dari Kubur

Dalam hadis riwayat al Barra bin ‘Azib, Rasulullah saw, ber sabda, “Lalu ia didatangi dua malikat yang sangat kejam Mereka membentak, lalu mendudukkannya dan bertanya, ‘Siapa Tuhanmu? Siapa nabimu? Apa agamamu? Ini adalah ujian terakhir yang menimpa seorang mukmin, Itulah makna firman Allah, Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia. Ia menjawab, “Tuhan ku Allah. Agamaku Islam. Nabiku Muhammad ﷺ. Tak lama kemudian terdengar seruan dari langit, ‘Hamba-Ku benar!” Mengenai orang kafir, beliau ﷺ, bersabda, “Dua malaikat yang sangat kejam datang kepadanya. Mereka membentak dan men dudukkannya lalu bertanya, ‘Siapa Tuhanmu?’ la menjawab, “Ha, ha… aku tidak tahul Mereka bertanya lagi, ‘Apa agamamu?” Jawabnya, ‘Ha, ha… aku tidak tahul Mereka bertanya lagi. “Apa pendapatmu tentang laki-laki yang diutus kepada kalian ini? la tidak mengenal namanya. Ketika dijawab Muhammad, ia ber kata, ‘Ha, ha tidak tahu. Lalu terdengarlah seruan, ‘Hamba-Ku dusta!”

Dari Anas r.a. diriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Seorang hamba, jika telah dimasukkan ke dalam kubur dan ditinggalkan oleh handai taulannya, ia dapat mendengar suara sendal mereka. Jika mereka telah pergi, dua malaikat mendatanginya, mendudukkannya dan bertanya, ‘Apa komentarmu tentang lelaki bernama Muhammad?” Jika ia mukmin, ia berkata, ‘Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Jika ia kafir atau munafik (dalam sebuah riwayat: adapun orang kafir dan munafik), ia menjawab, ‘Aku tidak tahu. Aku hanya mengatakan apa yang orang-orang katakan tentang dia’. Lalu ada seruan, ‘Kamu tidak tahu dan tidak mengikutinya,”

BACA JUGA: Kengerian Alam Kubur

Pada mulanya, Rasulullah ﷺ tidak tahu bahwa umatnya diuji di dalam kubur, kemudian Allah memberitahukan hal ini. Urwah bin Zubair meriwayatkan bahwa bibinya, Aisyah, berkata, “Rasulullah ﷺ masuk ke kamarku, dan waktu itu aku bersama seorang wanita Yahudi. Wanita ini bertanya, ‘Apakah kalian akan diuji di dalam kubur?’ Rasulullah ﷺ terkejut dan bersabda, ‘Yang diuji hanya Yahudi, Beberapa hari kemudian, Rasulullah ﷺ bersabda [di hadapan umatnya), ‘Telah diwahyukan ke-padaku bahwa kalian akan diuji di dalam kubur. Setelah itu, aku mendengar Rasulullah ﷺ memohon perlindungan dari siksa kubur.” []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Lapangnya Kubur Orang-orang Mukmin Sesuai dengan Amal-amal Mereka

Yaumul Hisab

Kini Radio, HP, TV, Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda

Yaumul Hisab

Perjalanan Ruh setelah Mati

Yaumul Hisab

Untuk Siapa Kamar-kamar di Surga?