JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Kengerian Alam Kubur

Hani’, budak Utsman ibn Affan, meriwayatkan hadis: Ketika Usman r.a. berhenti di sebuah kuburan, beliau menangis tersedu-sedu sampai basah janggutnya. Lalu beliau ditanya, “Engkau mengingat surga dan neraka tapi tidak menangis. Namun saat mengingat kubur, engkau menangis. Mengapa?” Jawab beliau, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Kubur adalah rumah akhirat pertama. Bila selamat di kubur, maka yang setelah-nya jadi lebih mudah; bila tidak selamat di kubur, maka yang setelahnya lebih sulit. Aku juga mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Aku tidak melihat suatu pemandangan pun yang lebih menakutkan daripada kubur.”

Karena fase setelah kubur lebih mudah bagi yang telah se-lamat, maka seorang mukmin dalam kuburnya, ketika melihat surga yang disiapkan Allah, berkata, “Ya Tuhan, segerakanlah terjadinya kiamat agar aku tidak kembali ke keluarga dan hartaku! Sedangkan seorang kafir lagi jahat, ketika melihat azab pedih yang dipersiapkan Allah baginya, berseru, “Ya Tuhan, jangan kau datangkan kiamat!” karena yang akan datang lebih pedih siksanya dan lebih menakutkan.

BACA JUGA: 3 Teman Setia Seorang Muslim di Dalam Kubur

Kegelapan Alam Kubur

Seorang wanita yang biasa menyapu mesjid Nabawi pada masa Rasulullah ﷺ wafat. Beliau ﷺ merasa kehilangan. Para sahabat menyampaikan bahwa wanita itu wafat tadi malam dan telah dikubur malam itu juga. Mereka tidak sampai hati meng-ingatkan beliau ﷺ Nabi ﷺ lalu meminta beberapa sahabat untuk menunjukkan kuburannya. Setelah sampai di kuburan wanita itu, beliau menyalati perempuan itu kemudian bersabda, “Kuburan ini sungguh sangat gelap bagi para penghuninya. Allah azza wa jalla menyinarinya bagi mereka dengan salatku tadi.” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud. Ibn Majah, Baihaqi, dan Ahmad)

Himpitan Kubur

Setelah mayit diletakkan di dalam kubur, kubur akan meng-himpit dan menjepit dirinya. Tak seorang pun baik besar atau kecil, saleh atau jahat, dapat selamat dari himpitan kubur. Be-berapa hadis menerangkan bahwa kubur menghimpit Saad ibn Muadz yang kematiannya membuat ‘arasy bergerak, pintu-pintu langit terbuka serta malaikat sebanyak tujuh puluh ribu menyak-sikannya. Dalam Sunan an-Nasa’i diriwayatkan dari Ibn Umar r.a. bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Inilah yang membuat ‘arasy bergerak, pintu-pintu langit dibuka dan disaksikan oleh tujuh puluh ribu malaikat. Sungguh ia dihimpit dan dijepit (oleh kubur), tapi kemudian dibebaskan.”

Dalam Musnad Ahmad diriwayatkan dari Ibn Umar bahwa Rasulullah ﷺ Bersabda, “Sesungguhnya kubur memiliki himpitan yang bila seseorang selamat darinya, maka ia selamat sama seperti) Saad ibn Muadz vang telah selamat.” (HR. Ahmad)”

BACA JUGA: Bekal Kita ke Alam Kubur, Apa?

Dalam Muunad al Kabir dan Murnad al-Ansath karya Thabrani, dan Ibn Abbas disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya seseorang selamat dan himpitan kubur, maka Saad ibn Muadz telah selamat, la telah dihimpit kemudian dilepaskan.”

Salah satu dalil yang menunjukkan bahwa himpitan kubur pasti dialami oleh setiap manusia adalah bahwa anak-anak kecil tidak luput dari itu. Disebutkan dalam Musnad ath-Thabrani al-Kabir dari Abu Ayyub al-Anshari dengan sanad sahih, dan dalarn Musnad abAwsath karya ath-Thabrani dan al-Kamil karya Ibn ‘Ady dari Anas bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya seseorang luput dari himpitan kubur, maka sungguh anak kecil ini akan selamat.” []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Seberat Kalimat Tasbih di Hari yang Menentukan

Yaumul Hisab

Sungai-sungai Surga

Yaumul Hisab

Dari Mana Sungai-sungai Surga Memancar?

Yaumul Hisab

Rumah di Surga