Setan adalah musuh abadi manusia yang terus mengintai dari berbagai arah untuk menyesatkan keturunan Adam. Allah ﷻ mengingatkan: “Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh (mu)…” (QS. Fathir: 6)
Agar selamat dari tipu daya dan gangguannya, berikut delapan amalan yang dapat menjadi perisai diri dari setan, berdasarkan ajaran Rasulullah ﷺ dan para salaf:
1. Berdzikir kepada Allah
Dzikir adalah benteng utama seorang Muslim dari setan. Hati yang senantiasa berdzikir sulit dimasuki oleh was-was dan bisikan jahat.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dengan yang tidak berdzikir adalah seperti orang hidup dan orang mati.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ibnu Qayyim rahimahullah berkata: “Dzikir adalah benteng terbesar untuk melindungi seorang hamba dari setan.”
BACA JUGA: Lupa dari Setan, Obatnya adalah Dzikir
2. Beriman dan Bertawakal kepada Allah
Iman yang kuat dan tawakal yang benar kepada Allah membuat setan tak mampu mengganggu.
Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya setan tidak akan berpengaruh terhadap orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Rabb mereka.” (QS. An-Nahl: 99)
Tawakal bukan hanya pasrah, tapi percaya penuh kepada pertolongan Allah sambil beramal dan menjaga diri dari sebab-sebab keburukan.
3. Dzikir, Wudhu, dan Shalat Saat Bangun Tidur
Saat tidur, setan mengikat manusia dengan tiga ikatan. Untuk membebaskan diri, seseorang harus berdzikir, berwudhu, dan shalat setelah bangun.
Nabi ﷺ bersabda: “Setan mengikat tengkuk salah seorang dari kalian ketika tidur dengan tiga ikatan… Jika ia bangun dan berdzikir kepada Allah, lepas satu ikatan. Jika ia berwudhu, lepas ikatan kedua. Jika ia shalat, lepas ikatan ketiga. Maka ia akan bangun dalam keadaan bersemangat dan jiwanya tenang.” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Istintsar (Membasuh Hidung) Setelah Bangun Tidur
Setan bermalam di lubang hidung manusia, sebagaimana sabda Nabi ﷺ:
“Apabila salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, hendaknya ia menghirup air ke hidung lalu mengeluarkannya tiga kali. Karena sesungguhnya setan bermalam di lubang hidungnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Amalan sederhana ini sering diabaikan, padahal memiliki efek spiritual dalam mengusir pengaruh setan.
5. Jangan Tidur Sampai Pagi (Lalai dari Shalat Subuh)
Setan sangat senang saat manusia tertidur hingga pagi, sebab itu berarti ia luput dari shalat Subuh.
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda: “Itulah orang yang telinganya dikencingi oleh setan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Maksudnya, ia tertidur hingga tidak bangun untuk shalat Subuh. Ulama menjelaskan bahwa ini menunjukkan betapa setan menghinakan orang yang lalai.
6. Berlindung Ketika Masuk Kamar Kecil
Tempat-tempat najis adalah tempat yang disukai setan. Oleh karena itu, dianjurkan membaca doa sebelum masuk kamar kecil:
“Bismillah, Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khaba’its.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya: “Dengan nama Allah. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari jin jantan dan jin betina.”
7. Azan Mengusir Setan
Azan bukan hanya panggilan shalat, tapi juga pengusir setan.
Nabi ﷺ bersabda: “Jika azan dikumandangkan, maka setan lari terbirit-birit sambil kentut agar tidak mendengar azan…” (HR. Bukhari dan Muslim)
Setan benci mendengar kalimat tauhid dan seruan ibadah. Maka, perbanyak mengumandangkan azan di rumah yang sepi dari shalat berjamaah.
8. Berlindung dari Godaan Setan di Segala Keadaan
Setan hadir dalam berbagai momen kehidupan. Maka, hendaknya seorang Muslim membiasakan membaca ta’awwudz (أَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ) dalam berbagai kondisi.
Allah ﷻ berfirman: “Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200)
BACA JUGA: Doa agar Setan Tidak Masuk Rumah
Ibnul Qayyim menekankan bahwa ta’awwudz adalah perlindungan instan yang harus dilafalkan ketika merasakan godaan, marah, atau bisikan jahat.
Penutup
Setan takkan pernah lelah menggoda manusia. Tapi siapa yang menjaga dzikir, wudhu, shalat, dan menjadikan Allah sebagai pelindungnya, niscaya ia akan dijaga. Mari kita hidupkan amalan-amalan ini dalam keseharian, agar setan tak punya ruang untuk masuk dan menyesatkan hati kita.
“Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu (setan) tidak mempunyai kekuasaan atas mereka.” (QS. Al-Hijr: 42) []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


