JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ramadhan

Jangan Sampai Bergeser, Ini Niat Kita Puasa Ramadhan, dari Awal sampai Akhir

istighfar

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang melaksanakan shaum Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa yang menegakkan lailatul qadar karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.” (HR. Al-Bukhari no. 2014)

Hadits ini sangat agung.
Memberi kabar gembira.
Ampunan Allah terbuka lebar.

Namun ada syaratnya.
Bukan sekadar puasa.
Bukan sekadar menahan lapar.

BACA JUGA: Sunnah-sunnah dalam Puasa Ramadhan yang Perlu Dijaga

“Iimaanan.”
Dengan iman.
Yakin kepada Allah.
Yakin ini perintah-Nya.

“Wahtisaaban.”
Mengharap pahala.
Ikhlas hanya untuk Allah.
Bukan karena kebiasaan.
Bukan karena lingkungan.

Di awal Ramadhan, niat kita kuat.
Semangat kita tinggi.
Hati kita hidup.

Namun di tengah jalan, sering bergeser.
Mulai lelah.
Mulai lalai.
Niat mulai tercampur.

Puasa jadi rutinitas.
Ibadah terasa berat.
Malam-malam berlalu sia-sia.

Di sinilah ujian sebenarnya.
Apakah kita tetap menjaga niat?
Atau kita biarkan berubah?

Jangan sampai bergeser.
Ingat kembali tujuan awal.
Kita puasa karena Allah.
Kita ingin ampunan-Nya.

Lailatul Qadar pun demikian.
Bukan sekadar begadang.
Tapi ibadah dengan iman dan harap pahala.

BACA JUGA: Keutamaan Puasa Ramadhan: Dibalas Langsung oleh Allah

Perbaiki niat setiap hari.
Perbarui tekad setiap malam.
Jaga hati dari riya dan lalai.

Ramadhan hampir berlalu.
Kesempatan semakin sempit.

Maka bertahanlah.
Istiqamahlah.
Sampai akhir.

Semoga kita termasuk yang diampuni. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ramadhan

Ingatlah Puasa yang Sudah Kita Lakukan Sebulan Penuh Itu: Mutiara Hadits

Ramadhan

Setelah Ramadhan Berlalu, Apa?

Ramadhan

Tanda Diterimanya Amalan Ramadhan Kita

Ramadhan

Jumlah Malaikat yang Turun pada Malam Lailatul Qadr