Saudaraku,
Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Ya Rasulullah, kenapa ibadahmu seperti ini? Padahal, Allah sudah mengampuni dosamu yang terdahulu dan akan datang.
Aisyah bertanya seperti itu karena sebegitu lama dan banyaknya shalat Nabi hingga kaki beliau bengkak-bengkak.
Nabi menjawab singkat, “Aku hanya ingin mengungkapkan rasa syukurku kepada Allah.”
Saudaraku,
Itulah latar belakang ibadahnya para nabi. Mereka beribadah karena ingin mengungkapkan rasa syukur. Bukan karena ingin mencari pahala. Bukan pula karena takut hukuman dari Allah.
Tidak seperti kita yang beribadah karena ingin meraih pahala. Atau, karena takut adanya azab Allah yang sangat mengerikan.
Saudaraku,
Perbedaan latar belakang itu karena paradigma yang juga berbeda. Kita ingin beribadah karena ingin dapat untung dari Allah. Atau, berharap terhindari dari sesuatu yang merugikan.
Saudaraku,
Sementara para Nabi beribadah didorong rasa cinta, rasa malu. Cinta karena tak ada yang lebih pantas diletakkan cinta dalam hati yang mulia selain kepantasan cinta kepada Yang Maha Sayang. Dan malu karena menyadari begitu banyak nikmat yang terus mengalir dan melimpah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


