JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Baiti Jannati

Kunci Pintu Bahagia Rumah Tangga

Apa kunci kebahagiaan sebuah rumah tangga?

Cintai Rasulullah صلى الله عليه وسلم niscaya engkau akan mendapatkan cintanya Allah

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Ali Imran: 31)

Jadi, mengikuti sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan mengikuti syariat-Nya secara lahir dan bathin akan mendatangkan kecintaan Allah.

Yakin bahwa pupuk cinta yang paling ampuh adalah cinta karena Allah dan membenci karena Allah. Apa saja yang bisa dilakukan agar pasangan bisa lebih bertakwa kepada Allah maka ia akan lakukan meskipun bertentangan dengan “keinginannya”. Dan apapun yang menjadikan Allah murka maka ia pun akan menjauhinya agar pasangannya tidak dimurkai-Nya.

BACA JUGA: Nasihat untuk Kaum Muslimin dan Para Kepala Rumah Tangga Khususnya

Jadi harus YAKIN KETIKA MAKIN CINTA DAN TAAT KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA pastinya pasangan akan semakin mencintainya.

Rasulullah صلى الله عليه وشلم bersabda,

أَوْثَقُ عُرَى الْإِيمَانِ أَنْ تُحِبَّ فِى اللهِ وَتُبْغِضَ فِى للهِ

“Ikatan iman yang paling kuat adalah cinta dan benci karena Allah” (HR Al Baghowi dalam Syarh asSunnah 3/429 dihasankan Al-Albani dalam ash-Shahihah no. 998)

Bahwa tidak ada dua orang mencintai karena Allah lalu “bercerai” karena salah satu dari keduanya melakukan “DOSA”

مَا تَوَادَّ اثْنَانِ فِي اللَّهِ، ثُمَّ يُفَرِّقُ بَيْنَهُمَا إِلاَّ بِذَنْبٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا.

“Tidaklah dua orang saling mencintai karena Allah kemudian diceraikan antara keduanya, kecuali karena dosa yang dilakukan oleh salah satunya”. (HR. Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 401. Syaikh al-Albani menshahihkannya dalam ash-Shahihah, no. 637)

Yakin bahwa ikhlas dan sabar dalam melayani pasangan adalah karena dalam rangka kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya semata. Susah senang akan senantiasa dijalani tanpa keluh dan ragu.

Yakin bahwa rejeki itu mutlak milik Allah. Keluarga (suami, istri, anak) adalah rezeki titipan yang kelak akan diminta kembali Sang Khaliq. Jadi harus lapang dada dalam berbagi rezeki dan berinfaq di jalan Allah, maka niscaya Allah berikan limpahan kekayaan yang berlipat.

Yakin tidak ada takdir yang “jelek”

BACA JUGA: Keseharian Rasul di Rumahnya

Apa saja yang terjadi pada seorang hamba adalah yang terbaik baginya walaupun menurut kacamata orang “jelek”.

Maka apa saja yang telah Allah tetapkan janganlah MENGELUH tapi BERSYUKURLAH karena itu adalah yang terbaik baginya.

Yakin tempat terbaik untuk mengeluh/curhat adalah Allah.

Jangan pernah mengeluh kepada orang, MENGELUH lah kepada Allah …kepada Nya kita berharap dan meminta pertolongan. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Baiti Jannati

Ajarkan Anakmu Surat Al-Fatihah

Baiti Jannati

Karena Keshalehan, Allah akan jaga Anak dan Cucunya

Baiti Jannati

Dakwah pada Orangtua

Baiti Jannati

Mengembangkan Hati Nurani Anak

Leave a Reply