Pertanyaan: Asy-Syaikh yang mulia. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’la senantiasa membalasmu dengan kebaikan ada seorang pemuda yang melakukan kemaksiatan yang banyak, kemudian bertekad untuk berdakwah, lalu syetan menggoda untuk memberikan rasa waswas kepadanya bahwa Allah tidaklah benar, dan juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak benar dan kisah para sahabat hanyalah sebuah khurafat, apakah akan dihukum jika berpikiran seperti itu?
Jawaban: Ini adalah waswas, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan barakah kepadamu. Yaitu waswas yang dimasukkan syetan kedalam hati orang yang beriman.
BACA JUGA: Penyakit Orang Tua Zaman Now
Hal seperti ini pernah terjadi kepada para sahabat, mereka datang mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berkata: “Sesungguhnya salah satu dari kami mendapati dalam dirinya sesuatu yang seandainya ia jatuh dari langit daripada dia berkata-kata dengannya atau seandainya dia menjadi arang yang terbakar dan dia tidak berkata-kata dengannya.” Maka beliau menjawab: “Itulah yang dinamakan iman yang sebenarnya.” (Dikeluarkan oleh Muslim).
Yaitu iman yang murni. Hal itu menunjukkan tanda-tanda iman yang murni. Kenapa? Karena syetan ketika melihat seseorang menuju kepada kebenaran, maka dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk memalingkannya. Jika sudah berpaling maka sudah cukup, dia tidak akan menggoda dan memasukkan rasa waswas, karena hatinya sudah gelap.
BACA JUGA: Apa Pengertian Iman Menurut Ahlussunnah wal Jama’ah?
Kesimpulan dari hal d iatas sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ ذَلِكَ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ
“Jika salah seorang diantara kalian menjumpai hal itu, maka mintalah perlindungan kepada Allah dan berhentilah.” (Dikeluarkan oleh Muslim).
Berlindung kepada Allah, yaitu dengan mengucapkan a’udzu billahi minasy syetanir rajiim, (dan berhentilah) maknanya berpaling dari hal itu dan jangan berpikir tentangnya sedikitpun.
(Liqaa’aat al-Baabil Maftuuh no. 648) []
Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Muhaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


