Bejana surga bermacam-macam dan berbeda-beda. Ada yang dipakai untuk hiasan serta ada juga yang dipakai untuk makan dan minum. Al-Qur’an telah menjelaskan bahwa bejana-bejana tersebut terbuat dari emas dan perak, dan bejana-bejana yang lain-berupa gelas, cerek, dan cangkir-juga dari emas dan perak dalam bentuk yang indah dan menakjubkan mata.
Untuk menambah keindahan, bau harum, dan kenikmatan, serta agar makan dan minum menjadi lebih nyaman, maka keindahan gelas, cerek, dan cangkir tersebut juga dilimpahkan sebagaimana minumannya. Sehingga kenikmatan dan kemewahan orang mukmin bertambah. Ia pun terbuai bersama kekekalan, bau harum, kenikmatan, dan merasakan puncak kegembiraan, lapang, dan lega.
Tidak ada sesuatu pun yang dipersiapkan Allah di surga, kecuali agar menjadi celupan dari keindahan yang tinggi. Semua ini adalah pahala agung yang dipersiapkan Allah untuk orang-orang yang dijanjikan dalam kitab-Nya yang mulia.
BACA JUGA: Merindukan Surga
Allah berfirman, “Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda. Dengan membawa gelas, cerek dan sloki berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir. Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk. Dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih dan daging burung apa pun yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-Waqi’ah: 17-24).
Ibnu Katsir, Ash-Shabuni, dan Ibnu Jarir dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Qur’anryah Al-Muyassarah berkata mengenai ayat tersebut, “Dengan gelas-gelas, yaitu gelas gelas besar bulat yang tidak ada tutupnya. “Dan cerek-cerek,” bentuk jamak dari )شرق(, yaitu cerek-cerek yang memiliki tutup yang bening warnanya.
“Dan cangkir yang diambil dari air yang mengalir,” yaitu minuman dar khamer yang lezat yang mengalir dari mata air. Ibnu Abbas berkata, “Tidak disaring seperti khamer di dunia, tetapi berasal dari mata air yang mengalir.”
Al-Qurthubi berkata, “Al-Mu’in adalah aliran air atau khamer, akan tetapi maksud dalam ayat ini adalah khamer yang mengalir dari mata air, bukan seperti khamer di dunia yang dikeluarkan dari hasil saringan serta kotor dan kasar.”
Allah berfirman, “(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan. Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas dan piala-piala, di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya.” (Az-Zukhrut: 69-71).
Di dalam tafsir diterangkan, “Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan gelas-gelas, yaitu diedarkan kepada penghuni surga piring-piring emas yang ada makanannya dan gelas-gelas emas yang ada minumannya.
Para mufasir berkata, “Piring penghuni surga yang digunakan untuk makan dan gelas-gelas vang dipakai untuk minum semuanya terbuat dari emas dan perak, seperti firman Allah, “Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan gelas gelas yang bening laksana kaca
Di dalam hadits disebutkan:
لا تلبسوا الحرير ولا الديباج ولا تشربوا في آلية الذهب والفضة ولا تأكلوا في صحابها فإنها لهم (أي الكفرون) ولكم في الآخرة.
“Janganlah kalian memakai sutera tipis dan dat sutera tebal, janganlah minum dari bejana emas dan perak, serta makan dari piringnya karena itu untuk mereka-orang-orang kafir-dan untuk kalian di akhirat.” (Mukhtashar Shahih Muslim, hadits mo. 1336 Tafsir Ash-Shabun 1622 Al-Tafur Al-Kabir XXX/249)
Di dalam ayat lain, Allah berfirman, “Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala piala yang bening laksana kaca, (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya. Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (Al-Insan: 15-17).
Setelah Allah menjelaskan sifat makanan, pakaian, dan tempat tinggal mereka. Dia menjelaskan sifat minuman mereka dengan firman-Nya, “Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak, yaitu para pelayan berkeliling di antara mereka membawa bejana-bejana perak yang berisi makanan dan minuman sebagaimana yang biasanya dilakukan orang-orang hidup mewah dan nikmat di dunia.
Lalu setiap orang mengambil apa yang ia sukai dan bejana-bejana ini adalah piring piring yang sebagian terbuat dari emas dan sebagian lagi terbuat dari perak, seperti firman Allah, “Dan diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas Ar-Razi berkata. “Kedua ayat tersebut tidak bertentangan. Kadang mereka diberi minum dengan gelas perak dan kadang dengan gelas emas.
“Piala-piala yang bening laksana kaca, yaitu piala-piala seperti gelas yang lembut dan tipis, bagaikan kaca dalam kebeningannya. Ibnu Jarir berkata dalam tafsir Al Bahrul Mulrith, “Makna )كات( adalah: Allah mengadakannya dengan kekuasaan Nya, sehingga ketebalan ciptaan tersebut sangat menakjubkan. Penyatuan antara putih perak dan kemurniannya serta ketipisan kaca dan kebeningannya.
BACA JUGA: Orang-Orang Fakir Masuk Surga Terlebih Dahulu Sebelum Orang-Orang Kaya
“Kaca-kaca (yang terbuat dari perak, yaitu penyatuan antara kebeningan kaca dan keelokan perak. Ibnu Abbas berkata, “Tidak ada sesuatu pun di dunia yang menyamai sesuatu di surga kecuali nama.” Artinya, semua yang di surga lebih luhur, lebih mulia, dan lebih tinggi-walau Anda memukul perak di dunia hingga setipis sayap lalat, tetap saja air tidak akan terlihat dari baliknya, tetapi kaca di surga bercampur dengan keputihan perak.
Abu Musa Al-Asy’aria menuturkan bahwa Rasulullah bersabda:
إِنَّ لِلْمُؤْمِنِ فِي الْجَنَّةِ لَخَيمة من لؤلوة واحدة مُحرَّفَةٍ وَجَنَّتَانِ مِنْ فِضَّةِ آبَيْنَهُمَا وَمَا
فِيهِمَا وَجَنَّتَانِ مِنْ ذَهَبِ آتَيْتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا.
“Orang-orang mukmin di surga akan diberi kemah dari mutiara yang menjulang tinggi. dua surga yang bejana dan semua isinya dari perak, serta dua surga yang bejana dan semua isinya dari entas.” (HR Al-Bukhari dan Muslim). []
Sumber: Surga dan Neraka, Menurut Al-Qur’an dan Neraka / Penulis: Syaikh Drs. Mahir Ahmad Ash-Shufi / Penerbit: Ummul Qura / Cetakan: April 2024
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


