JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Baiti Jannati

Berbakti kepada Ibu

Abu ‘Ashim mengabarkan kepada kami, ia berkata:

عَنْ بَهْرِ بْنِ حَكِيمٍ، عَنْ أَبِيْهِ عَنْ جَدِّهِ، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَنْ أَبَرُ ؟ قَالَ: «أُمَّكَ» قُلْتُ: مَنْ أَبَرُ ؟ قَالَ: «أُمَّكَ». قُلْتُ: مَنْ أَبَرُ؟ قَالَ: «أُمَّكَ»، قُلْتُ: مَنْ أَبَرُ ؟ قَالَ: «أَبَاكَ، ثُمَّ الْأَقْرَبُ فَالْأَقْرَبُ».

Dari Bahz bin Hakim, dari ayahnya dari kakeknya, “Aku ber-tanya kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapa aku berbakti? Beliau bersabda, ‘Ibumu. Aku bertanya lagi. ‘Lalu?’ “Ibumu,” jawab beliau. Aku bertanya lagi. Lalu? Beliau menjawab, Ibumu. Aku bertanya lagi, Lalu? Beliau menjawab, Agalmu, lalu orang yang terdekat, lalu yang terdekat,

Penjelasan Kata

Berbakti

كم الأثر الأثر Yah berbuat baik kepada kerabat yang lebih dekat hubungan kekeluargaannya, kemudian kepada yang lain.

Kandungan Hadits:

1. Kewajiban berbakti kepada orang tua dan haramnya durhaka kepada mereka.

2. Ridha ibu lebih didahulukan dari ridha ayah Ibu lebih patut diperlakukan dengan baik karena ia telah menjalani berbagai ke-sulitan ketika hamil, melahirkan dan menyusui

BACA JUGA:  Tangannya Lumpuh Setelah Memukul Ibunya

3. Perintah untuk berbakti kepada sanak saudara sesuai dengan urutan kekerabatan mereka.

4. Sa’id bin Abi Maryam mengabarkan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Ja’far bin Abi Katsir mengabarkan kepada kami, ia berkata: Zaid bin Aslam mengabarkan kepadaku, dari Atha bin Yasar:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ أَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ: إِنِّي خَطِبْتُ امْرَأَةَ، فَأَبَتْ أَنْ تَنْكِحَنِي، وَخَطَبَهَا غَيْرِي، فَأَحَبَّتْ أَنْ تَنْكِحَهُ، فَغِرْتُ عَلَيْهَا فَقَتَلْتُهَا، فَهَلْ لِي مِنْ تَوْبَةِ؟ قَالَ : أُمُّكَ حَيَّةٌ؟ قَالَ: لَا ، قَالَ: تُبْ إِلَى اللَّهِ ، وَتَقَرَّبُ إِلَيْهِ مَا اسْتَطَعْتَ، فَذَهَبْتُ، فَسَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ: لِمَ سَأَلْتَهُ عَنْ حَيَاةِ أُمِّهِ؟ فَقَالَ: إِنِّي لَا أَعْلَمُ عَمَلًا أَقْرَبُ إِلَى اللَّهِ ﷺ مِنْ بِرِّ الْوَالِدَةِ.

Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas bahwa seorang laki-laki mendatangi-nya lalu berkata, “Aku meminang seorang wanita, tetapi wanita itu menolak pinanganku. Dan (setelah kedatanganku), seorang laki-laki datang meminangnya dan dia menerimanya. Aku cemburu kepada wanita itu lalu membunuhnya, apakah ada taubat untukku?” Ibnu ‘Abbas lalu bertanya, “Apakah ibumu masih hidup?” Dia menjawab, “Tidak.” Ibnu ‘Abbas lalu berkata, “Bertaubatlah kepada Allah dan mendekatlah kepada-Nya semampumu.” Aku (‘Atha) mendatangi Ibnu Abbas, lalu bertanya kepadanya, “Mengapa engkau bertanya kepadanya tentang hidup ibunya?” Beliau menjawab, “Aku tidak tahu amalan yang paling mendekatkan (seseorang) kepada Allah selain dari berbakti kepada ibu.”

Penjelasan Kata:

خطيت امرأة : Aku melamar seorang wanita.

غزت: Aku benci jika seseorang turut menyukai orang yang aku sukai. Definisi ghirah adalah harga diri dan cinta.

أنك حيد: Pada frasa tersebut kata tanya sengaja tidak ditampakkan. dan maksud dari kalimat tersebut adalah, “Apakah ibumu masih hidup sehingga engkau dapat beribadah kepada Allah dengan berbakti kepadanya?”

Kandungan Hadits:

1. Bolehnya laki-laki datang melamar wanita untuk dinikahi.

2. Hadits di atas menunjukkan bahwa seorang wanita yang dilamar boleh menolak pinangan jika ia tidak menyetujuinya.

BACA JUGA:  Ridha Allah Ada di Ridha Ibu

3. Terkadang amarah seorang laki-laki timbul karena ada pihak lain yang turut menyukai orang yang dicintai.

4. Seorang pembunuh seharusanya melakukan taubat nashuha dan mendekat kepada Allah semampunya.

5. Berbakti kepada ibu lebih dapat mendekatkan seorang pelaku maksiat kepada Allah dibanding bentuk ketaatan yang lain. []

Sumber: Al-Adab Al-Mufrad, Kumpulan Hadist Adab dan Akhlak Seorang Muslim / Imam Al-Bukhari / Pensyarah: Syaikh Dr. Muhammad Luqman as-Salafi / Penerbit: Griya Ilmu / Cetakan:  Kelima – Agustus 2016 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Baiti Jannati

Pentingnya Mendidik Ruhiyah Anak

Baiti Jannati

Tanggung Jawab Orangtua

Baiti Jannati

Ajarkan Anakmu Surat Al-Fatihah

Baiti Jannati

Karena Keshalehan, Allah akan jaga Anak dan Cucunya