Diriwayatkan dari Adi bin Hatim, ia berkata, Rasulullah bersabda:
مَا مِنكُمْ أَحَدٌ إِلَّا سَيُكَلِّمُهُ رَبُّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ تُرْجُمَانٌ، فَيَنْظُرُ أَيْمَنَ مِنْهُ فَلَا يَرَى إِلَّا مَا قَدَّمَ مِنْ عَمَلِهِ وَيَنْظُرُ أَشْأَمَ مِنْهُ فَلَا يَرَى إِلَّا مَا قَدَّمَ وَيَنظُرُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَلَا يَرَى إِلَّا النَّارَ تِلْقَاءَ وَجْهِهِ، فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشق تمرة فمن لم يجد فكلمة طيبة
“Tidaklah seseorang di antara kalian melainkan akan diajak bicara Rabbnya tanpa penerjemah, kemudian ia melihat sebelah kanan, yang ia lihat hanya amal perbuatannya, ia melihat ke sebelah yang lebih sial (kiri), ia hanya melihat amal perbuatannya, ia melihat di hadapannya, yang ia lihat hanya neraka tepat di hadapan wajahnya, karena itu jagalah dirimu dari api neraka meski dengan (sedekah) sebelah kurma, bagi yang tidak punya, maka dengan tutur kata yang baik.” (At-Tadzkirah, Qurthubi, hal: 249-251. Kami tidak mengetahui dalil-dalil Shahih atas sebagian besar penjelasan rinci yang disebutkan Qurthubi di atas, hanya saja penjelasan di atas bisa dijadikan renungan, tidak apa-apa)
Syaikh Ibnu Utsaimin memberi penjelasan, maksud-nya Allah berbicara dengannya tanpa penerjemah. Allah akan berbicara dengan setiap hamba yang beriman kemudian si hamba mengakui dosa-dosanya, Allah berfirman kepadanya: “Aku mengerjakan ini dan itu pada hari ini dan itu,” kemudian ketika ia mengakui dan yakin akan binasa, Allah berfirman: “Aku tutupi dosamu di dunia dan hari ini Aku ampuni.”
BACA JUGA: Pencatatan Amal Perbuatan dalam Lembaran Amal
Berapa banyaknya dosa kita yang Allah tutupi, hanya Allah semata yang tahu itu, kemudian pada hari kiamat kelak Allah menyempurnakan nikmat untuk kita dengan ampunan dan tidak menyiksa karena dosa-dosa itu. Segala puji bagi Allah.
Setelah itu si hamba memandang ke sebelah kanan, yang ia lihat hanyalah amal yang telah diperbuat, kemudian ia melihat ke sebelah kiri, ia juga hanya melihat amal yang telah diperbuat, ia melihat ke depan, yang ia lihat hanya neraka tepat di hadapan wajahnya. Nabi bersabda:
فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقٌ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدُ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
“Karena itu jagalah dirimu dari api neraka meski dengan (sedekah) sebelah kurma, bagi yang tidak punya, maka dengan tutur kata yang baik.” (Al-Bukhari, 11/350-351, Muslim, hadits nomor 1016)
Yaitu meski dengan sebelah kurma atau kurang dari itu.
berbicara, la berbicara Hadits ini menunjukkan Allah dengan kata-kata yang terdengar dan dipahami, tidak memerlukan penerjemah, dipahami oleh hamba yang la ajak bicara. Hadits ini juga menunjukkan anjuran bersedekah meski hanya sedikit, sedekah bisa menyelamatkan dari neraka berdasarkan sabda Rasulullah:
فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
“Karena itu jagalah dirimu dari api neraka meski dengan (sedekah) sebelah kurma, bagi yang tidak punya, maka dengan tutur kata yang baik.” (Al-Bukhari, 11/350-351, Muslim, hadits nomor 1016)
Yaitu, jika tidak memiliki sebelah kurma, maka jagalah diri dari api neraka dengan bertutur kata baik.
BACA JUGA: Hari Kiamat: Ketika Manusia Saling Meninggalkan
Tutur kata yang baik mencakup membaca Al-Qur’an, sebab kata-kata terbaik adalah Al-Qur’an, seperti itu juga tasbih, tahlil, amar makruf, nahi munkar, mempelajari dan menyampaikan ilmu, juga mencakup tutur kata yang mendekatkan diri manusia kepada Rabb. Dengan kata lain, jika Anda tidak memiliki sebelah kurma, Anda bisa menjaga diri dari api neraka meski dengan tutur kata baik
Seperti itulah jalan kebaikan yang sangat banyak dan mudah. Segala puji bagi Allah, sebelah kurma bisa menyelamatkan dari neraka, tutur kata yang baik juga bisa menyelamatkan dari neraka. []
Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Prahara Padang Mahsyar – Ulasan Mendalam tentang Peristiwa Pengumpulan Manusia di Padang Mahsyar, Huru-Hara Kiamat, Hisab, Mizan, Telaga, Shirath, Syafaat, & Fatwa-Fatwa tentang Akhirat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi /Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


