Alangkah sempitnya kehidupan jika setiap masalah datang menghampiri, seorang manusia mendahulukan amarah menguasai diri mereka.
Permasalahan tidak akan selesai dengan amarah, justru melahirkan permasalahan baru seperti memutuskan silaturahmi dengan saudara, sahabat bahkan perceraian.
Pentingnya bagi seorang Muslim untuk meredam amarah, terutama dalam permasalahan rumah tangga.
Rumah tangga itu layaknya kebun yang Allah persiapkan untuk kita, dirawat dan dijaga sehingga enak dipandang oleh mata dan nyaman kita di dalamnya.
BACA JUGA: Marah, Tidak Boleh Lebih dari 3 Hari
Bukan untuk dihancurkan dengan amarah yang tiada ujungnya.
Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada seorang sahabatnya,
لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ.
“Jangan kamu marah, maka kamu akan masuk Surga.” (HR ath-Thabrani No. 2374 & Shaihul Jaami’ no. 7374)
Marah adalah tipu daya iblis yang luar biasa, dan setiap manusia yang tenggelam dalam amarah akan selalu ada rasa penyesalan di jiwanya.
Namun ia terus saja terjebak di dalam amarahnya, ini tanda bahwa ia jauh dari Allah dan hendaknya meminta pertolongan kepada Allah untuk mengendalikan diri.
Jiwa yang senantiasa dikuasai amarah bukanlah ciri khas seorang Muslim.
Jadilah hamba yang sabar dan tenang, karena keridhaan Allah akan menyertai seseorang menuju surga Allah.
BACA JUGA: 3 Obat Penawar Marah dari Nabi
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلاَئِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنَ الْحُورِ مَا شَاءَ
“Barangsiapa yang menahan kemarahannya padahal dia mampu untuk melampiaskannya maka Allah Ta’ala akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat di hadapan semua manusia sampai (kemudian) Allah membiarkannya memilih bidadari bermata jeli yang disukainya.” (HR Abu Dawud No. 4777)
Allahu Ta’ala A’lam bisshowab. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


