JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Ilmu yang Tidak Diambil dari 4 Orang

Imam Malik ibn Anas (w. 179 H) rahimahullah, imam Darul Hijrah, berkata:

لَا يُؤْخَذُ الْعِلْمُ عَنْ أَرْبَعَةٍ، وَيُؤْخَذُ مِمَّنْ سِوَى ذَلِكَ:

Tidak diambil ilmu dari empat orang, dan diambil (ilmu tersebut) dari selain mereka:

لَا يُؤْخَذُ مِنْ صَاحِبِ هَوًى يَدْعُو النَّاسَ إِلَى هَوَاهُ

(1) Tidak diambil (ilmu) dari pengikut hawa nafsu, yang mengajak manusia untuk mengikuti hawa nafsunya.

وَلَا مِنْ سَفِيهٍ مُعْلِنٌ بِالسَّفَهِ، وَإِنْ كَانَ مِنْ أَرْوَى النَّاسِ

(2) Dari orang bodoh, yang menampakkan kebodohannya, walaupun dia termasuk orang yang paling banyak riwayatnya.

وَلَا مِنْ رَجُلٍ يَكْذِبُ فِي أَحَادِيثِ النَّاسِ، وَإِنْ كُنْتَ لَا تَتَّهِمُهُ أَنْ يَكْذِبَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

(3) Dari seseorang yang terbiasa berdusta dalam pembicaraan dengan orang lain, meskipun ia tidak tertuduh berdusta atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

(4) Dari seseorang yang tidak mengerti apa yang dia bicarakan, meskipun ia memiliki keutamaan dan keshalihan, serta ahli ibadah. []

Sumber: Al-Muhaddits Al-Fashil Bayna Ar-Rawi Wa Al-Wa’i, karya Ibn Khallad Ar-Ramahurmuzi (hlm. 403)

=

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Jangan Tertipu: Memahami Ampunan Allah dengan Benar

Kajian

Tipu Daya Ketergantungan: Antara Tawassul dan Kesyirikan

Kajian

Adakah Bohong yang Dibolehkan?

Kajian

Apa yang Harus Dilakukan Jika Melihat Kemunkaran?

Leave a Reply