Syaikh Ibnu Atha’illah as-Sakandari berkata:
احالتك الاعمال علي وجود الفراغ من رعونات النفس
PENUNDAANMU TERHADAP AMAL HINGGA ADA WAKTU LUANG TERMASUK KEBODOHAN JIWA
Ini masalah yang penting. Masing-masing dari kita merasakannya. Jika kau tanya seorang muslim, “Apakah engkau menelaah kitab?”. Ia akan menjawab, “Tak ada waktu luang, tapi kalau ada kesempatan insya Allah aku akan menelaah”. Jika engkau tanya, “Apakah engkau membaca wirid-wirid?. Spontan ia menjawab, “Tak ada kesempatan…”.
Banyak orang menunda amal hingga ada waktu senggang. Padahal tabiat manusia cenderung berpindah dari satu tingkatan yang sempit kepada tingkatan yang lebih luas, baik dalam kebutuhan hidupnya maupun mata pencahariannya, sehngga ia selalu sibuk. Karena itu, barangsiapa yang menangguhkan amal ukhrawi menunggu adanya waktu senggang, maka ia tidak akan melakukan sesuatu. Itulah sebabnya, diantara adab mereka (salikin) adalah agar seseorang selalu berusaha melakukan amal-amal ukhrawi, seperti dzikir, tilawah al-Quran, menuntut ilmu dan lainnya.
Aturlah porsi waktu harianmu, dan sisihkanlah untuk amalan ukhrawimu. Sekali lagi, atur waktu harianmu demi amalan ukhrawimu, karena menata waktu pun bagian dari sunnah Nabi saw dan para sahabatnya.
BACA JUGA: Istighfar untuk Orangtua oleh Ustad Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, Lc., M.A
“Amal yang paling dicintai Rasulullah saw adalah amal yang terus menerus dilakukan oleh orang yang melakukannya”. (Bukhari dan Muslim)
“Keluarga Muhamnad saw itu, bila melakukan suatu amal maka mereka senantiasa menekuninya”. (Muslim)
Dari kedua nash tersebut dapat dipahami bahwa masing-masing sahabat memiliki kebiasaan-kebiasaan yang permanen, baik shalat, qiyamul-lail, dzikir, tilawah al-Quran, dan amal lainnya. Semua itu merupakan aktivitas rutin para sahabat.
Seharusnya masing-masing dari kita juga mempunyai tradisi-tradisi tertentu sesuai dengan kebutuhan hati dan kondisinya, seperti dzikir, tilawah al-Quran, membaca buku, dan shalat-shalat sunah, disamping terus menjaga amalan-amalan wajib.
BACA JUGA: Agar Tidak Tertipu oleh Dunia Ini oleh Ustad Syafiq Riza Hasan Basalamah
Secara kontinyu, upayakanlah terus untuk melaksanakan wirid-wirid tersebut. Misalnya, ketika sedang melakukan tugas-tugas rutin, lantas ada kesempatan untuk mengeluarkan mushhaf al-Quran dari saku baju, dan membacanya pun tidak mengganggu orang lain, maka bacalah al-Quran di saat ada kesempatan.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


