JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibadah

Jika Lupa dalam Tasyahud Awal

Ibadah

Dalam shalat, seorang hamba tentu dituntut untuk menghadirkan kekhusyukan dan menjaga rukun serta sunnah-sunnahnya. Namun, karena sifat manusia yang lemah, terkadang seseorang bisa lupa dalam melaksanakan sebagian sunnah, salah satunya adalah duduk tasyahhud awal. Lupa dalam shalat bukanlah hal yang asing, bahkan Rasulullah ﷺ pun pernah mengalaminya. Oleh sebab itu, syariat memberikan tuntunan yang jelas agar shalat tetap sah dan sempurna.

Tiga Keadaan Lupa Tasyahhud Awal

Para ulama menjelaskan, seseorang yang lupa duduk tasyahhud awal tidak lepas dari tiga keadaan:

1️⃣ Ingat sebelum berdiri sempurna ke rakaat ketiga.

Jika ia baru saja bergerak untuk berdiri namun belum tegak sempurna, maka ia dianjurkan untuk segera kembali duduk dan melaksanakan tasyahhud awal. Hal ini karena ia belum meninggalkan duduk tersebut sepenuhnya.

2️⃣ Ingat setelah berdiri sempurna di rakaat ketiga.

Dalam keadaan ini, ia tidak diperbolehkan kembali duduk. Ia harus melanjutkan shalatnya, karena kembali duduk akan membatalkan tertib shalat.

BACA JUGA:  Waktu-waktu yang Dilarang Mendirikan Shalat

3️⃣ Ingat setelah membaca Al-Fatihah di rakaat ketiga.

Apabila ia sudah memulai bacaan Al-Fatihah, maka haram baginya kembali duduk tasyahhud awal, sebab ia telah masuk pada rukun berikutnya. Jika ia nekat kembali duduk, maka shalatnya batal.

Dalam ketiga keadaan ini, ia disyariatkan untuk melakukan sujud sahwi sebelum salam sebagai bentuk penyempurna shalatnya.

Dalil dari Sunnah Nabi ﷺ

Dalam hadits Abdullah bin Buhainah disebutkan:

“Sesungguhnya Nabi ﷺ shalat Zhuhur bersama mereka. Beliau berdiri pada dua rakaat pertama dan tidak duduk (tasyahhud awal). Maka orang-orang pun ikut berdiri bersama beliau. Hingga ketika beliau menyelesaikan shalatnya, orang-orang menunggu salam beliau, namun beliau bertakbir dalam keadaan duduk, lalu beliau sujud dua kali sebelum salam, kemudian salam.” (HR. Bukhari, no. 829)

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ sendiri pernah lupa duduk tasyahhud awal, dan beliau tidak kembali duduk ketika sudah berdiri, melainkan menyempurnakan shalatnya lalu menutupnya dengan sujud sahwi.

Pendapat Ulama Salaf

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan: “Apabila seseorang lupa tasyahhud awal lalu berdiri, maka jika ia belum tegak berdiri, sunnah baginya kembali duduk. Namun jika sudah berdiri sempurna, maka ia tidak boleh kembali. Jika kembali, shalatnya batal.” (Al-Majmu’, 4/69).

Imam Ibn Qudamah rahimahullah berkata: “Jika ia ingat sebelum berdiri tegak, maka ia duduk, dan tidak ada perselisihan dalam hal ini. Namun jika sudah berdiri sempurna, maka ia tidak boleh kembali duduk, karena Nabi ﷺ berdiri dari tasyahhud awal lalu tidak kembali duduk.” (Al-Mughni, 2/433).

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah juga menegaskan bahwa siapa saja yang meninggalkan tasyahhud awal karena lupa, maka cukup baginya sujud sahwi sebelum salam, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah ﷺ.

Hikmah Disyariatkannya Sujud Sahwi

Dari peristiwa ini, kita belajar bahwa Allah ﷻ tidak memberatkan hamba-Nya. Kelupaan dalam shalat tidak langsung membatalkan ibadah, selama mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ. Sujud sahwi menjadi penyempurna dan pengganti dari kekurangan yang terjadi.

BACA JUGA:  Apa Itu Shalat-shalat Nafilah?

Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah mengatakan: “Sujud sahwi adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dengan sujud sahwi, shalat seorang hamba tetap sah walaupun terjadi kekurangan, selama ia mengikuti tuntunan Nabi ﷺ.” (Jami’ al-‘Ulum wal-Hikam, 2/430).

Penutup

Lupa adalah tabiat manusia. Islam datang dengan kelapangan, bukan untuk menyulitkan. Melalui tuntunan Nabi ﷺ dan penjelasan para ulama, kita memahami bahwa meninggalkan tasyahhud awal karena lupa tidak membatalkan shalat, selama dilakukan sesuai aturan dan ditutup dengan sujud sahwi. Dengan demikian, setiap muslim dapat beribadah dengan tenang, penuh keyakinan bahwa syariat selalu memberikan kemudahan. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibadah

4 Rakaat sebelum Shalat Ashar

Ibadah

2 Bentuk Syukur

Ibadah

Doa, Tobat, dan Istikharah

Ibadah

Subuh dan Cahaya Keabadian: Renungan di Jalan Menuju Masjid