JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Muhasabah

Kenapa Mudah berbagi Cerita?

Begitu bermudah-mudahannya sebagian kita curhat mengadu.

Bahkan pada sesuatu yang sejatinya rahasia lagi disembunyikan.

BACA JUGA:  Saudaraku, Jangan Ceritakan Aib di Masa Lalu

Allah ta’ala berfirman,

‎قَالَ إِنَّمَا أَشْكُوْ بثّيْ وَ حُزْنِيْ إِلَى اللهِ

“Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku.” (QS Yusuf: 86)

Pada kesedihan yang paling mendalam dan sulit dipikul pun, Nabiyullah Ya’qub ‘alaihissalam hanya mengadu kepada Allah semata.

Ibnul Qayyim rahimahullah menuturkan,

كتمان المصائب والأوجاع من شيم النبلاء

“Menyembunyikan musibah dan penderitaan adalah kebiasaan orang-orang yang mulia.” (al-Fawaid: 36)

BACA JUGA: Menceritakan Aib Orang Lain

Alih-alih menyelesaikan,

seringkali salah tempat berbagi cerita malah menimbulkan masalah. []

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Muhasabah

Ibadah Kita Tidak Ada Apa-apanya: Kerdilkan dan Rendahkan Amal

Muhasabah

Saudaraku, Saat Usia Mencapai 50 Tahun

Muhasabah

Melupakan Kebaikan

Muhasabah

Mujahadah (Bersungguh-sungguh Melawan Hawa Nafsu)