Membangun masjid bukan sekadar mendirikan bangunan.
Ada bata yang disusun.
Ada tiang yang ditegakkan.
Ada lantai yang dipasang.
Tetapi ada satu hal yang jauh lebih penting daripada semuanya: niat.
Sebab masjid yang megah belum tentu bernilai besar di sisi Allah jika dibangun untuk mencari pujian manusia.
Sebaliknya, sebuah masjid yang sederhana bisa menjadi jalan menuju surga apabila dibangun dengan keikhlasan.
‘Utsman bin Affan radhiyallahu anhu berkata bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ تَعَالَى – قَالَ بُكَيْرٌ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: يَبْتَغِيْ بِهِ وَجْهَ اللَّهِ – بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا
“Barang siapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala—yakni mengharapkan wajah Allah—maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).
BACA JUGA: Keutamaan-keutamaan Sedekah Shubuh
Perhatikan kalimatnya.
لِلَّهِ تَعَالَى
Karena Allah Ta’ala.
Inilah kuncinya.
Bukan karena ingin namanya diabadikan di depan masjid.
Bukan karena ingin disebut sebagai orang kaya.
Bukan agar orang berkata, “Dialah yang membangun masjid ini.”
Tetapi karena mengharapkan wajah Allah.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga mengingatkan:
“Sesungguhnya amal-amal itu bergantung pada niat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka orang yang menyumbang semen, membeli karpet, membantu biaya pembangunan, menyediakan tanah, bahkan ikut bekerja dengan tangannya, semuanya dapat menjadi amal besar jika dilakukan dengan niat yang benar.
Ibnul Mubarak rahimahullah berkata:
“Bisa jadi amal yang kecil menjadi besar karena niat, dan bisa jadi amal yang besar menjadi kecil karena niat.”
Betapa indah janji Allah.
Kita membangun sebuah rumah untuk manusia beribadah di dunia.
Allah membangunkan sebuah rumah untuk kita di surga.
BACA JUGA: Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib
Bangunan dunia akan tua.
Cat akan mengelupas.
Dinding akan retak.
Namun pahala dari masjid yang terus digunakan untuk shalat, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan menuntut ilmu dapat terus mengalir.
Sahabat Islampos, jika suatu hari Allah memberi kita kesempatan untuk ikut membangun masjid, jangan hanya siapkan hartanya.
Siapkan juga keikhlasannya.
Sebab yang membuat amal itu bernilai bukan hanya apa yang kita bangun, tetapi untuk siapa kita membangunnya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


