JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Kubur pada Jenazah

Diceritkan dari Abu Qatadah, ia berkata, “Ketika Nabi ﷺ sedang berjalan dan berjumpa dengan jenazah, beliau bersabda, ‘la beristirahat atau diistirahatkan darinya.’ Mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah maksud orang yang beristirahat, dan apa pula maksud orang yang diistirahatkan darinya?’

Beliau bersabda, ‘Hamba yang mukmin itu beristirahat dari kelelahan dan penderitaan dunia menuju rahmat Allah SWT, sedangkan orang yang durhaka, maka negeri, manusia, pohon, dan binatang beristirahat darinya.’” (HR Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA:  Doa Agar Terhindar dari Siksa Kubur

Arti hadits di atas telah jelas, yakni banyak bencana diturunkan karena kemaksiatan. Bencana tersebut berupa hujan berhenti turun, negeri menjadi kacau, pohon-pohon mati, bahkan binatang pun merasakan kesusahan. Maka setelah pendurhaka itu mati, manusia, binatang, pohon, dan sebagainya beristirahat darinya, karena dialah penyebab kesusahan mereka semua.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra ia berkata, “Rasulullah ﷺ telah memegang bahuku seraya berkata, Jadilah kamu di dunia seolah-olah orang asing atau penyeberang jalan.”

Ibnu Umar berkata, Jika kamu berada pada sore hari, janganlah kamu menunggu pagi hari, dan jika kamu berada pada pagi hari, janganlah kamu menunggu sore. Gunakanlah kesehatanmu untuk masa sakitmu dan gunakanlah hidupmu untuk kematianmu.” (HR Bukhari dan At-Tirmidzi)

BACA JUGA: Mengubur Jenazah, namun Enggan Mengambil Pelajaran dari Kematian Mereka

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Kami telah keluar bersama Rasulullah ﷺ dalam suatu iringan jenazah, kemudian beliau duduk menghadap kubur dan bersabda, ‘Tiada hari yang datang kepada kubur ini, kecuali ia berkata dengan suara yang fasih dan jelas, ‘Hai anak Adam, bagaimana mungkin kamu melupakan aku? Tidakkah kamu mengetahui bahwa aku adalah rumah pengasingan, rumah binatang buas, rumah ulat, dan rumah yang sempit, kecuali jika Allah melapangkan aku.’

Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda, “Kubur itu adakalanya taman dari taman-taman surga atau jurang dari jurang-jurang neraka.” (HR At-Thabrani). []

Referensi: 40 Hari Menuju Kematian/Syaikh Maulana Muhammad Islam/Nabawi/2016

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Lapangnya Kubur Orang-orang Mukmin Sesuai dengan Amal-amal Mereka

Yaumul Hisab

Kini Radio, HP, TV, Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda

Yaumul Hisab

Perjalanan Ruh setelah Mati

Yaumul Hisab

Untuk Siapa Kamar-kamar di Surga?

Leave a Reply