JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Langit dan Bumi Menangis karena Kematian Seorang Mukmin Shalih

Mukjizat Nabi Muhammad, Ibrahim

Dari Sa’iid bin Jubair رحمه الله ia berkata: “Seseorang mendatangi Ibnu Abbas رضي الله عنهما lalu bertanya : “Wahai Ibnu Abbas, apakah pendapatmu tentang firman Allah :

فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ

“Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu.” (QS. Ad-Dukhan [44]: 29)

BACA JUGA:   Wahai Diri, Ingatlah Kematian

Apakah langit dan bumi akan menangisi seseorang?”

Ibnu Abbas رضي الله عنهما menjawab: “Ya, sesungguhnya tidak ada satupun dari makhluk kecuali memiliki pintu di langit yang menjadi tempat turunnya rezeki dan tempat naiknya amal perbuatan.

“Apabila seorang mukmin itu meninggal dunia maka pintu langit tempat naiknya amal dan turunnya rezeki itu ditutup. Pada saat itulah langit merasa kehilangan dan ia pun menangis.

BACA JUGA:  Kematian Orang Kafir

Demikian juga bumi, ketika tempat shalatnya yang ada di bumi yang sebelumnya dipakai untuk shalat dan berdzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla juga merasa kehilangan, maka bumi pun menangis.

Sementara itu Fir’aun dan kaumnya, karena tidak ada kebaikan yang mereka lakukan di bumi, serta tidak ada kebaikan dari mereka yang naik kepada Allah ‘Azza wa Jalla, maka langit dan bumi pun tidak menangis atas (kematiannya) mereka” (Al-Misbaahul Muniir Fii Tahdziib Tafsiir Ibnu Katsiir hal 1096 dan Tafsir ath-Thabari 22/34) []

Ustadz Najmi Umar Bakkar hafidzahullah

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Lapangnya Kubur Orang-orang Mukmin Sesuai dengan Amal-amal Mereka

Yaumul Hisab

Kini Radio, HP, TV, Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda

Yaumul Hisab

Perjalanan Ruh setelah Mati

Yaumul Hisab

Untuk Siapa Kamar-kamar di Surga?