Allah swt berfirman, “Kami mempunyai belenggu-belenggu dan neraka jahim, dan makanan yang menyumbat tenggorokan ketika ditelan, serta adzab yang pedih.” (QS. Al-Muzamil 73-12-13)
Allah swt berfirman, “Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” (QS. Al–Ghasyiyah 88: 6-7)
Imam Ahmad meriwayatkan dari Ikramah dari ibnu Abas, maksudnya, “Dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.” (QS. Al-Muzamil 73-12-13) yang dimaksud adalah duri yang menyumbat tenggorokan tidak mau keluar dan juga tidak mau masuk ke dalam perut.
At-Tirmidzi meriwayatkan dari hadis Abu al-Darda, Rasulullah saw bersabda, “Penduduk neraka dibuat merasa lapar sehingga mereka mencari pertolongan. Mereka berupaya menghilangkan rasa lapar dengan dalri’ (pohon berduri yang kering) yang sama sekali tidak membuat gemuk dan tidak menghilangkan rasa lapar sehingga mereka mecari makanan lagi. Lantas mengatasi rasa lapar dengan mengonsumsi makanan yang menyumbat tenggorokan. Mereka teringat ketika masih berada di dunia, bahwa untuk menghilangkan rasa lapar ditenggorokkan dengan cara minum. Sehingga mereka mencari minuman. Ahirnya dicurahkan kepada mereka air yang sangat panas dengan besi dibengkokkan ujungnya. Ketika besi sudah dekat wajahnya hangus. Tatkala sampai ke perut, maka air panass itu memotong semua isi perut.
Allah Swt berfirman, “Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun baginya kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa. (QS. Al-Haqqah 35-37)
Ibn Abbas berkata, ”Yang dimaksud ghitslin pada ayat tersebut adalah nanah bercampur darah para penghuni neraka. Ibn Abbas juga pernah berkata, “Ghitslim adalah darah dan air yang mengalir dari daging tubuh penghuni neraka dan itu menjadi makanan mereka.”
Dari Muqatil, dia berkata, “Apabila nanah dan darah mengalir mereka segera memakannya. Karena jika tidak maka akan dimakan oleh api neraka.” []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


