Berhati-hatilah terhadap maksiat karena akibatnya selalu buruk. Betapa banyak pelaku maksiat yang terus jatuh dengan luka-luka di kakinya ia selalu merasa gundah dengan apa yang kita dapatnya dari dunia yang merasa kecewa Mengapa orang lain mendapatkannya.
Tatkala telah dekat masa datangnya balasan bagi keburukannya pengingkarannya terhadap takdir Allah Subhanahu Wa ta’alanya akan menimbulkan siksaan baru. Tunggu, silakan mereka yang disiksa namun tak merasa disiksa. Alangkah malangnya orang yang siksanya ditunda hingga Ia lupa apa sebabnya. Pernah seorang alim menghina seseorang karena kefakirannya. “Selama 40 tahun kemudian aku seperti terus merasa fakir,” ujarnya.
BACA JUGA: Orang yang Hidup tanpa Taubat, maka Tiada Ampunan baginya
Bersegalalah untuk memperbaiki tobat Anda. Mudah-mudahan tobat itu bisa menutupi segala maksiat. Berhati-hatilah terhadap dosa-dosa yang pernah Anda lakukan dengan sembunyi-sembunyi karena menantang Tuhan di tempat sepi telah membuat Anda jatuh hina di matanya. Perbaikilah sikap Anda kepadanya dalam ku sendirian, karena dia telah memperbaiki sikap lahiriah Anda.
Janganlah sesekali Anda tertipu, wahai orang-orang yang berbuat maksiat, dengan merasa mendapat pengayoman atas air dan segala rahasia. Mungkin saja suatu saat nanti dia akan menyingkap dosa-dosa dan menelanjangi Anda.
BACA JUGA: 5 Syarat Taubat dan Tanda Taubat Diterima
Jangan pulang merasa aman karena kesabarannya yang begitu rupa Sebab Dia pun bisa murka kepada siapa saja Oleh sebab itu, wajiblah bagi Anda untuk bersedih, berlindung kepada-Nya, dan menundukkan wajah di hadapan-Nya dengan penyesalan yang sedalam-dalamnya. Jika bisa demikian, ada telah berhasil mendapatkan suatu hal yang sangat bermanfaat.
Bekalilah diri dengan rasa sedih. Hadirkanlah senantiasa di samping Anda gelas-gelas air mata yang siap menampung isak tangis. Galilah rasa resah sedalam-dalamnya agar hawa nafsu tidak menutupi hati. semoga dengan itu memancarkan air yang bisa mencuci bersih segala kotoran dari tubuh. []
Sumber: 40 Hari Menuju Kematian, Karya Syekh Maulana Muhammad Islam, Penerbit Nabawi, Cetakan Pertama 2016
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


