JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Nasihat Ulama

Orang Baik Bukan Berarti Bebas Cobaan

Jika Anda telah berusaha mendekat kepada Allah dan sesuai Sunnah Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- BUKAN BERARTI UJIAN, COBAAN, DAN MUSIBAH TIDAK AKAN MENIMPA.

Jika sudah demikian, lalu ujian musibah menimpa, maka tetaplah teguh, dan BERBAIK SANGKALAH kepada Allah.

Ingat selalu firman-Nya:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ ۝٢

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (hanya dengan) berkata, “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji?”

BACA JUGA: Harta dan Anakmu Adalah Cobaan

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكٰذِبِيْنَ ۝٣

“Sungguh, Kami benar-benar telah menguji orang-orang sebelum mereka. Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui para pendusta.”
[Quran Surat Al-Ankabut: 2-3].
.
Ingat pula Sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam:
.
“Manusia yang paling berat cobaannya adalah para nabi, kemudian orang yang paling baik (setelahnya), lalu orang yang paling baik (setelahnya).

“Maka siapa yang agamanya berbobot, cobaannya juga berat. Siapa yang agamanya lemah, cobaannya juga ringan.

“Dan sungguh seseorang akan terus ditimpa cobaan, hingga dia berjalan di tengah-tengah manusia tanpa dosa sedikitpun.“
[Shohihul Jami: 993].
.
Jangan lupa juga perkataan Syeikh Abdul Qodir Jaelani -rohimahulloh-:

“Wahai anak kecilku, sungguh musibah itu datang BUKAN untuk membinasakanmu, namun dia datang untuk menguji kesabaran dan imanmu.

“Wahai anak kecilku, cobaan itu (ibarat) hewan buas, dan hewan buas itu tidak mau memangsa bangkai.“ [Zadul Ma’ad, Ibnul Qoyyim, 4/178].

BACA JUGA:  Ujian dan Cobaan

Oleh karena itu, semakin tinggi agama kita, semakin kita butuh berdoa untuk keteguhan iman kita, sebagaimana dicontohkan Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam.

Ummu Salamah -isteri beliau- mengatakan: “Dahulu doa Nabi -shollallohu alaihi wa sallam- yang paling banyak adalah:

يا مقلب القلوب, ثبت قلبي على دينك

“Wahai Yang membolak-balikkan hati, TEGUHKANLAH hatiku di atas agamaMu.” [HR. Tirmidzi: 3522, disahihkan oleh Syeikh Albani].

Ditulis oleh Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى | https://bbg-alilmu.com/archives/25224

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Nasihat Ulama

Kemuliaan bagi Seorang Hamba

Nasihat Ulama

2 Penyesalan Seorang Hamba

Nasihat Ulama

2 Perkara Seorang Hamba

Nasihat Ulama

Nasihat Imam Syafi'i: Apabila Engkau Ingin Hidup Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *