Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ibadah ini juga bertujuan membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah. Karena itu, nilai puasa tidak hanya diukur dari menahan diri secara fisik, tetapi juga dari amalan hati dan lisan selama menjalankannya.
Suatu ketika, seseorang bertanya, “Siapakah orang yang berpuasa dengan pahala terbesar?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Yang paling banyak berdzikir kepada Allah.” (HR. Ahmad dan Ibnul Mubarok).
BACA JUGA: Amal Shaleh, Bekal Jalani Ramadhan
Hadis ini menunjukkan bahwa keutamaan puasa sangat berkaitan dengan banyaknya seorang hamba mengingat Allah. Dzikir menjadikan puasa lebih hidup dan bermakna. Tanpa dzikir, puasa bisa menjadi sekadar rutinitas menahan makan dan minum.
Dzikir dapat dilakukan dalam berbagai bentuk. Membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir. Memperbanyak istighfar dan shalawat. Juga membaca Al-Qur’an dan menghadirkan hati untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas.
Dengan memperbanyak dzikir, waktu puasa tidak terasa kosong. Hati menjadi lebih tenang. Lisan terjaga dari perkataan sia-sia, ghibah, dan hal yang mengurangi pahala puasa. Inilah yang membedakan puasa orang biasa dengan puasa orang yang meraih derajat tinggi di sisi Allah.
Selain itu, dzikir juga membantu menjaga keikhlasan. Seorang hamba akan lebih sadar bahwa puasanya dilakukan semata-mata karena Allah, bukan karena kebiasaan atau tuntutan lingkungan.
BACA JUGA: Sunnah-sunnah dalam Puasa Ramadhan yang Perlu Dijaga
Oleh karena itu, jadikan bulan puasa sebagai momentum untuk memperbanyak dzikir. Isi waktu dengan mengingat Allah, baik saat bekerja, beristirahat, maupun menjelang berbuka.
Jika puasa dihiasi dengan dzikir yang banyak, maka insyaAllah pahala akan semakin besar. Sebab, ahli puasa terbaik adalah mereka yang lisannya basah dan hatinya hidup dengan mengingat Allah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


