JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Tanya Jawab

Posisi Sholat Berjamaah di Ruang Sempit

Tanya: Bagaimana posisi imam dan makmum saat shalat berjama’ah dalam kondisi ruangan sempit?  Tidak memungkinkan untuk imam berada di depan makmum. Apakah boleh imam dan makmum posisinya sejajar, atau bagaimana?

Jawab:  Posisi imam berada di depan para jamaah hukumnya bukan sesuatu yang wajib, dalam kondisi normal pun semisal para jamaah berdiri sejajar dengan imam mereka, sholat mereka sah dan tidak bermasalah.

🎙Syaikh Muhammad bin Solih al-Utsaimin menjelaskan:

يَصِحُّ أن يقفوا معه، أي: مع الإِمامِ ، عن يمينه ، أو عن جانبيه ، أي: أن يكون المأمومان فأكثر عن يمينه ، أو عن جانبيه ، أي: أحدهما عن يمينِه والثاني عن شمالِه، وهذا أفضلُ مِن أن يكونوا عن يمينِه فقط ؛ لأنَّ عبدَ الله بنَ مسعودٍ رضي الله عنه وَقَفَ بين علقمةَ والأسود ، وقال: ” هكذا رأيتُ النَّبيَّ صلّى الله عليه وسلّم فَعَلَ”.
فَصَارَ للمأمومَيْنِ فأكثر مع الإِمام ثلاثةُ مواقفٍ:
الأول: خلفَه ، وهو الأفضلُ
الثاني: عن جانبيه
الثالث: عن يمينِه فقط …” انتهى من ” الشرح الممتع “(4/264)

✔️“Sah saja para makmum berdiri bersama imam (sejajar).

▫️Maksudnya para makmum bersama imam di sisi kanannya, atau di kedua sisinya (kanan kirinya).

BACA JUGA: Kesalahan-kesalahan saat Shalat Berjamaah

▫️Yaitu misal ada dua makmum atau lebih mereka berada di sisi kanan imam saja, atau di kedua sisi imam.

▫️Yaitu makmum yang satu di sisi kanannya, yang satunya lagi di sisi kirinya.

▫️Posisi dua makmum berada di kanan dan kiri imam ini lebih baik daripada posisi mereka di samping kanan imam saja,

👤karena ada atsar bahwa Abdullah bin masud pernah sholat menjadi imam dan beliau berada di tengah antara sahabat Alqamah dan al-Aswad, kemudian Ibnu Masud mengatakan:
“Beginilah saya melihat Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam pernah melakukan”.

✔️Jadi ringkasannya, kondisi sholat dua makmum atau lebih ketika bersama imam terdapat tiga posisi:

▪️1. Para makmum di belakang imam, dan ini yang paling afdol.

▪️2. Para makmum di sisi kanan kiri imam.

▪️3. Para makmum di sisi kanan imam saja.”

BACA JUGA:  Jika Ketinggalan Shalat Berjamaah

🎙Penjelasan Syaikh Utsaimin ini

✔️dalam kondisi normal tidak dengan udzur terlalu banyaknya jamaah ataupun sempitnya tempat ibadah, sah-sah saja sholat mereka walaupun antara imam dan para makmum berdiri sejajar.

✔️Nah, jika dalam kondisi normal saja itu boleh dan sholatnya sah, apalagi ketika ada udzur keterbatasan tempat ibadah, seperti masjid yang sempit dengan jumlah jamaah yang banyak, maka tidak mengapa antara imam dan makmum berdiri sejajar.

Wallahu a’lam. []

Dijawab dengan ringkas oleh: Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله | Bimbingan Islam

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Tanya Jawab

Apakah Neraka Itu Ada Dua?

Tanya Jawab

Apakah Siksa Neraka Adalah Hakiki?

Tanya Jawab

Apa Syarat Taubat dan Tanda Taubat Diterima?

Tanya Jawab

Kapan Perkara Mubah Bisa Berubaha Menjadi Maksiat atau Ketaatan?

Leave a Reply