JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Rasululullah Muhammad ﷺ Adalah Orang Pertama yang Dibukakan Pintu Surga

Nabi

Setelah melewati jembatan, orang-orang mukmin masih kotor seperti wanita haid. Ketika mereka sampai di pintu surga, mereka meminta syafaat kepada Adam lalu kepada Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan terakhir Nabi Muhammad. Beliau menjadi pemberi syafaat kepada mereka, seperti yang disebutkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan Muslim melalui perawi Abu An-Nadhr dari Hasyim bin Al-Qasyim dan seterusnya.

Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:

اني باب الجنَّةِ يَوْمَ القِيامَةِ فَاسْتَفْتَحُ فَيَقُولُ الْخَازِنُ مَنْ أَنْتَ قَالَ فَأَقُولُ مُحَمَّدٌ قَالَ يقول بك أُمِرْتُ أن لا أفتح لأحد مثلك.

“Aku mendatangi pintu surga pada hari kiamat, lalu aku meminta dibukakan, maka penjaganya berkata, “Siapakah kamu?” Aku menjawab, “Muhammad la berkata, “Untukmu aku diperintah agar tidak membukakannya kepada siapa pun sebelummu.” (HR Ahmad dan Muslim).

BACA JUGA: Surga, Kenikmatan yang Dijanjikan

Dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah bersabda:

أنا أكثر الأنبياء تبعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ يَفْرِعُ بَابَ الْجَنَّةِ.

“Saya adalah Nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat dan saya yang pertama mengetuk pintu surga.”

Di dalam riwayat lain, Muslim menyebutkan:

يَجْمَعُ اللَّهُ تَعَالَى النَّاس فيقوم المؤمنون حتى تزلف لَهُمُ الْجَنَّةُ فَيَأْتُونَ آدَمَ فَيَقُولُونَ يَا أبانا استفتح لنا الجنة فيقول وهل الخرجكم من الْجَنَّةِ إِلَّا خَطِيئَةُ أَبَيْكُمْ آدَمَ لَسْتُ يصاحب ذلك.

“Allah mengumpulkan manusia, lalu orang-orang mukmin berdiri hingga surga didekatkan kepada mereka. Lalu mereka mendatangi Adam dan berkata, Wahai Bapak kami, bukakanlah pintu surga untuk kamil Maka ia menjawab, Bukankah yang mengeluarkan kalian dari surga adalah dosa-dosa Adam, bapakmu? Aku bukan orang yang berhak untuk itu…” sampai akhir hadits.

Hadits ini adalah bukti yang kuat dari pembahasan yang disebutkan di dalam bab sangkakala, tentang kepergian mereka kepada para nabi untuk yang kedua kalinya Meminta agar mereka memohonkan syafaat kepada Allah untuk memasuki surga, dan mereka pun memintakan izin kepada Allah. Maka, permintaan syafaat ini pun terbatas dan dikhususkan bagi Rasulullah sebagaimana dikhususkannya permintaan syafaat agung yang pertama untuk beliau. Wallahu a’lam.

Al-Qur’an telah mengungkapkan kedatangan mereka ke pintu surga. Bagaimana orang-orang mukmin dikumpulkan secara berkelompok-kelompok, bagaimana pintu surga dibukakan bagi mereka, dan bagaimana malaikat-malaikat pernjaganya menyambutmereka dengan sambutanyangagung Semuanya merupakan kegembiraan, kesenangan, kebahagiaan, ketenangan, kasih sayang, dan kesejahteraan

BACA JUGA: Bejana Surga

Allah berfirman, “Dan terang benderanglah bumi (padang Mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Rabb-nya, dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabı dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil. sedang mereka tidak dirugikan. Dan disempurnakan bagi tiap-hap pwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan.”

Orang-orang kafir dibawa menuju neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu, dibukakanlah pintu-pentunya dan penjaga-penjaganya berkata kepada mereka. Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Rabb-mu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini? []

Sumber: Surga & Neraka / Penulis: Dr. Ahmad Muntaria Muttawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 09 – November 2017 W

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Kubur, Persinggahan Akhirat yang Pertama

Yaumul Hisab

Pertanyaan di Hari Kiamat tentang Pemenuhan Janji

Yaumul Hisab

Pertanyaan di Hari Kiamat tentang Seteru dan Sekutu

Yaumul Hisab

Pertanyaan tentang Nikmat di Hari Pembalasan