JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Muhasabah

Rezeki: Ada yang Diatur, Ada yang Dicari

sedekah

Rezeki adalah salah satu misteri yang paling sering kita resahkah, padahal ia datang bukan hanya dari usaha, tetapi juga dari arah yang tidak kita sangka. Berapa banyak orang yang kerja keras siang malam, tapi tetap merasa kekurangan? Dan berapa banyak pula yang rezekinya mengalir deras, padahal usahanya biasa saja? Karena rezeki bukan soal banyaknya tenaga, tapi besarnya tawakal dan lurusnya niat.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Allah akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung; ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. At-Tirmidzi, hasan shahih)

BACA JUGA: Rezeki

Burung tak menyimpan makanan, tapi ia tak pernah kelaparan. Ia tak tahu apa yang akan ia makan esok hari, tapi ia tetap terbang. Maka kita pun harus tetap bergerak, berusaha, sembari menyandarkan hasilnya kepada Allah semata.

Imam Ahmad bin Hanbal pernah berkata: “Rezeki itu datang kepada manusia seperti ajal datang, tidak akan tertukar dan tidak akan terlambat.”

Karena itu, menghalalkan segala cara untuk mengejar rezeki adalah bentuk keraguan terhadap janji Allah.

Rezeki itu luas maknanya, bukan hanya harta. Kesehatan, keluarga yang hangat, teman yang setia, ilmu yang bermanfaat, dan waktu yang berkah adalah bagian dari rezeki yang kadang tak kita syukuri. Kita sibuk mengejar yang belum tentu ditakdirkan, tapi lalai mensyukuri apa yang sudah digenggam.

BACA JUGA: 4 Amalan Pembuka dan Penghalang Rezeki

Ibnu Qayyim berkata: “Jangan takut rezekimu diambil orang lain, karena tak seorang pun bisa mengambilnya kecuali dengan izin Allah. Dan bila pun diambil, berarti itu bukan rezekimu sejak awal.”

Maka bersabarlah. Allah tahu apa yang kita butuhkan, bahkan sebelum kita memintanya. Rezeki itu ditakar, tidak akan kurang, tidak akan lebih. Yang penting adalah kita menjemputnya dengan cara yang halal, hati yang tenang, dan yakin bahwa Allah Maha Memberi. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Muhasabah

Cara Hidup Kita

Muhasabah

10 Nasihat tentang Tahajjud

Muhasabah

4 Faedah Ziarah Kubur

Muhasabah

Nasihat Ali bin Abu Thalib tentang Hidup di Dunia dan Kematian