JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Salah Satu Ciri Sifat Penghuni Surga

Kata surga dalam Alquran disebut dengan jannah. Jannah dalam Alquran, ada dalam bentuk mufrad, ada juga dalam bentuk tasnivah, serta dalam bentuk jamak, yang menurut Mu’jam al-Mufahras li Alfãz aI-Qur’an term-term tersebut beserta derivasinya terungkap sebanyak 146 kali di dalam Alquran.

Istilah al-Jannah yang dikemukakan Alquran dalam pengertian kebun, adalah taman yang sejuk, diwarnai dengan segala kemegahan yang dinaungi berbagai tumbuhan rindang, dan terlindungi badai. Kenikmatan surga secara hakiki tidak diperoleh di dunia, tetapi diperoleh di akhirat kelak setelah melalui proses yang panjang dan cukup lama.

BACA JUGA: Tidak Masuk Surga Orang seperti Ini

Calon penghuni surga adalah mereka yang beriman, beramal saleh, dan mereka adalah orang Islam yang memiliki sifat, sikap, dan perilaku terpuji, yakni ikhlas, cinta kepada Allah, sabar, tawakkal, istiqamah, dan merendahkan diri kepada Allah SWT, calon penghuni surga itu adalah mereka yang bertakwa.

Kenikmatan yang diraih penghuni surga dapat disimpulkan yaitu di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.

Penghuni surga adalah orang yang mampu menahan amarahnya.

Alasannya kenapa?

Karena seorang mukmin yang terbiasa mengendalikan hawa nafsunya, maka dalam semua keadaan dia akan selalu berusaha berkata dan bertindak dengan benar, karena ucapan dan perbuatannya tidak dipengaruhi oleh hawa nafsunya.

Hubungan eratnya bahwa menahan amarah itu berarti menundukkan nafsu yang selalu menyuruh kepada keburukan,

BACA JUGA: Amalan Agar Bisa Menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Di Surga

Oleh karena itu Allah Ta’ala memuji mereka dalam firman-Nya,

وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS Ali ‘Imran: 134).

Wallahu Ta’ala A’lam. []

Referensi: Syarah Riyadhus Shalihin karya syaikh Shalih al Utsaimin rahimahullah dan Kitab Bahjatun Naadziriin Syarh Riyaadhish Shaalihiin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaliy.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Lapangnya Kubur Orang-orang Mukmin Sesuai dengan Amal-amal Mereka

Yaumul Hisab

Kini Radio, HP, TV, Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda

Yaumul Hisab

Perjalanan Ruh setelah Mati

Yaumul Hisab

Untuk Siapa Kamar-kamar di Surga?

Leave a Reply