Kucoba melihat pancaran purnama rembulan di langit malam.
Bulat. bersih. pertanda separuh Ramadhan berlalu.
Kemudian,
Ku mencoba membuka lembaran bacaan al-Qur’an.
Adakah separuhnya sudah terbaca dengan baik.
BACA JUGA: Arti Setan Dibelenggu di Bulan Ramadhan
Aah. sungguh merugi bila belum.
Lalu,
kucoba lagi melirik catatan tarawih shalat malam.
Oh, ternyata masih banyak malam-malam kosong dengan alasan lelah atas kesibukan yang menyita.
Dan aku pun tersadar.
Masih tersisa separuh Ramadhan di hadapan.
Entah ku ‘tak tahu,
Akankah diberi umur hingga bulan bertabur barakah ini berlalu.
Sebab kemarin aku mendengar,
ada kawan meninggal saat ia sedang tertidur.
Bahkan tanpa sakit.
Bila pun hingga Ramadhan berakhir. entah.
Apakah dosaku terampuni saat bulan bertabur barakah ini pergi.
وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ
“Dan celakalah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, kemudian melewatinya sebelum dosa-dosanya diampuni.”
(Hasan shahih, HR at-Tirmidzi: 3545)
BACA JUGA: 3 Amalan yang Sangat Dianjurkan di Bulan Ramadhan
Tekadku,
memanfaatkan sebaiknya waktu yang ada sekarang.
Iya. Sekarang. Bukan esok yang tak pasti datang. []
sahabatilmu
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


