Shalat merupakan tiang agama, karena itulah yang menjadi penguat bagi umat muslim. Shalat dapat mencegah dari hal yang munkar, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh. Dan perintah shalat ini bukan hanya untuk dirinya saja, tapi pemersatu umat muslim di seluruh dunia. Jika seluruh umat muslim melaksanakan shalat bersama, maka kekuatan mereka akan semakin bertambah.
Perlu diketahui perumpamaan shalat itu adalah bagaikan raja yang sedang mengadakan pesat perkawainan, di mana ia menyediakan berbagai macam makanan dengan berbagai rasa, warna dan manfaat. Demikianlah, di dalam shalat itu Allah mengundang dan menyediakan berbagai macam gerak dan dzikir; gerakan itu bagaikan makanan, dan dzikir itu bagaikan minuman.
Saat shalat, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dan kita ketahui.
1. Ilmu pengetahuan, karena Nabi ﷺ bersabda, “Amal sedikit dengan ilmu itu lebih baik, daripada amal banyak tanpa ilmu.”
2. Wudhu, karena Nabi ﷺ bersabda, “Tidak sah shalat melainkan dengan suci.”
BACA JUGA: Shalat Berjamaah, Pahala 27 Derajat
3. Pakaian, karena Allah Ta’ala berfirman, “Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid,” (QS. Al-A’raf: 31).
Maksudnya berpakaianlah kamu setiap mengerjakan shalat.
4. Memelihara waktu, karena Allah Ta’ala berfirman, “Sungguh, shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman,” (QS. An-Nisa: 103).
5. Menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala berfirman, “Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu,” (QS. Al-Baqarah: 150).
6. Niat, karena Nabi ﷺ bersabda, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu harus disertai niat, dan balasan bagi setiap amal seseorang adalah sesuai apa yang dia niatkan.”
7. Takbiratul ihram, karena Nabi ﷺ bersabda, “Yang mengharamkan shalat (dari segala sesuatu yang bukan amalah shalat), adalah takbir dan yang menghalalkannya (dari segala sesuatu yang bukan amalan shalat) adalah salam.”
8. Berdiri, karena Allah Ta’ala berfirman, “Dan laksanakanlah (shalat) karena Allah dengan khusyuk,” (QS. Al-Baqarah: 238).
9. Membaca ayat-ayat Al-Quran, karena Allah Ta’ala berfirman, “Karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Quran,” (QS. Al-Muzzammil: 20).
BACA JUGA: Keutamaan Shalat Tahajjud
10. Rukuk, karena Allah Ta’ala berfirman, “Dan rukuklah,” (QS. Al-Baqarah: 43).
11. Sujud, karena Allah Ta’ala berfirman, “Dan sujudlah,” (QS. Al-Hajj: 77).
12. Duduk, karena Nabi ﷺ bersabda, “Apabila seseorang telah mengangkat kepalanya dari sujud yang terakhir dan ia duduk kira-kira cukup untuk membaca tasyahud, maka telah sempurna shalatnya.”
Apabila ke-12 hal tersebut di atas telah dipenuhi, maka ada satu hal lagi yang harus dilengkapi yaitu ikhlas, agar shalat itu benar-benar tertib, Allah Ta’ala berfirman, “Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya,” (QS. Al-Mu’min: 14). []
Sumber: Terjemah Tanbihul Ghafilin Peringatan bagi Orang-orang yang Lupa 1/Karya: Abu Laits as Samarqandi/Penerbit: PT Karya Toha Putra Semarang.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


