Shalat adalah tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat (baligh, berakal, suci dari haid/nifas bagi perempuan).
Allah berfirman: “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)
Mengapa Shalat Wajib?
Perintah langsung dari Allah: Shalat adalah ibadah yang diperintahkan langsung oleh Allah, bahkan dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, Rasulullah ﷺ menerima perintah shalat secara langsung tanpa perantara.
BACA JUGA: Hal-Hal yang Disunnahkan Ketika Bersuci, Shalat Tasbih, dan Waktu Shalat yang Dilarang
Pembeda antara Muslim dan kafir: Rasulullah ﷺ bersabda, “Perjanjian antara kami dan mereka adalah shalat. Siapa yang meninggalkannya, maka sungguh dia telah kafir.” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i)
Siapa yang Wajib Shalat?
Muslim (bukan non-Muslim)
Baligh (sudah dewasa menurut syariat)
Berakal (tidak gila atau kehilangan akal)
Suci dari haid dan nifas (khusus perempuan)
Apa Konsekuensi Meninggalkan Shalat?
Dosa besar: Meninggalkan shalat dengan sengaja termasuk dosa besar.
Ancaman siksa: Allah mengancam orang yang meninggalkan shalat dengan azab yang pedih di akhirat.
Allah berfirman: “Maka datanglah setelah mereka, pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsu. Maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam: 59)
Shalat Berjamaah
Berbicara mengenai shalat, ada keutamaan yang akan kita dapat ketika melaksanakannya dengan berjamaah bersama Imam di masjid, berdasarkan sabda Rasulullah ﷺ,
“Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan selisih dua puluh tujuh derajat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
BACA JUGA: Shalat Tidak Memakai Peci, Apakah Sah?
Seandainya ada dua orang yang wafat dalam usia yang sama, misalnya, dan salah satunya membiasakan diri mengerjakan shalat fardhu sendirian di rumah sepanjang hidupnya, sedangkan yang lainnya senantiasa melaksanakan shalat berjamaah di masjid, niscaya pahala yang dikumpulkan oleh orang yang kedua itu lebih banyak daripada pahala yang diperoleh oleh orang yang pertama dengan selisih 27 kali.
Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung mendapat keutamaan 27 derajat ini. []
Referensi: 31 Tuntunan Hidup Berkah & Panjang Umur ‘ala Nabi ﷺ/Amir bin Muhammad al-Mudari/Penerbit: Pustaka Ibnu Umar/2011
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


