JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Nasihat Ulama

3 Prinsip Menjaga Pandangan Mata

Pepatah mengatakan bahwa mata adalah jendela jiwa. Mata menggambarkan kondisi jiwa seseorang. Bahkan sampai lahir istilah mata tidak bisa berbohong.

Rasulullah ﷺ telah meyampaikan bahwa, baik buruk akhlak seseorang bergatung dari kondisi hatinya. jika hatinya baik, baik pula perilakunya. Pun sebaliknya.

Dan ternyata, yang paling memilki peran terhadap kesehatan atau kerusakan hati adalah pandangan mata.

Ali bin Abi Thalib ra. mengatakan, “seseorang yang tidak bisa menjaga pandangan matanya, maka hatinya tidak ada harganya (kosong dan tidak memiliki cahaya).”

Maka menjaga pandangan mata adalah kewajiban setiap pribadi muslim. Mata termasuk anggota tubuh senantiasa harus dijaga dari dosa. Karena jika tidak, ia bisa menjadi sumber rusaknya hati.

Menurut Imam al-Ghazali dalam kitab Minhajul ‘Abidin, ada tiga prinsip dalam menjaga pandangan mata.

Prinsip Pertama:

قُلْ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوْا مِنْ اَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوْا فُرُوْجَهُمْۗ ذٰلِكَ اَزْكٰى لَهُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا يَصْنَعُوْنَ

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An Nur:30)

Menahan pandangan adalah perbuatan yang menyucikan hati dan menambah kebaikan bagi yang melakukannya. Sebagaimana zakat yang menyucikan harta dan menambah keberkahannya.

Jika pandangan tidak dikendalikan, maka akan membuka peluang memandang sesuatu yang tidak bermanfa’at atau bahkan diharamkan. Hal ini yang akan membuat hati larut terjerumus dalam kesukaan terhadap hal yang sia-sia atau dilarang.

Prinsip Kedua:

Rasul ﷺ bersabda, “Sesungguhnya pandangan mata itu (pada wanita) ibarata panah beracun dari busur iblis. Barang siapa yang meninggalkannya karena takut pada Allah, maka Allah memberinya (mampu) merasakan kenikmatan ibadah yang membuatnya senang (melakukan ibadah).”

Pandangan yang dijaga dan dikendalikan akan membuat pelakunya diberi karunia Allah, berupa hati yang jernih sehingga ia mampu merasakan kenikmatan dalam beribadah.

Prinsip Ketiga:

Setiap muslim harus selalu mengevaluasi untuk apa setiap anggota tubuhnya dipergunakan setiap harinya. Hendaklah mata hanya digunakan untuk melihat keagungan Allah Ta’ala.

Evaluasi ini akan terus mendorong seseorang untuk senantiasa menjaga dan berhati-hati dalam bertindak. Ketika seseorang mampu menjaga pandangan matanya, maka kehormatan layak didapatkannya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: wa.me/6285860492560 (silakan mendaftar terlebih dahulu)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam20
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Nasihat Ulama

10 Tindakan Kejam Menurut Sufyan Ats-Tsauri

Nasihat Ulama

Ikhlas dan Berbaik Sangka

Nasihat Ulama

Menyambung Silaturahim

Nasihat Ulama

Jangan Mencela!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *