JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ibrah

Orang Mukmin dan Dosa

Seorang mukmin tak pernah terus-menerus terpuruk dalam jurang dosa. Jika hawa nafsunya bergolak dan api syahwatnya menyala-nyala, ia akan mengambil langkah segera. Imannya tampil mencegah perbuatan dosa.

Iman itu pula yang menahan dirinya untuk tidak terjerumus ke dalam dosa itu. Ia juga tidak akan berusaha membalas dendam ketika marah. Dia selalu berniat untuk bertobat sebelum jatuh dalam kekeliruan.

BACA JUGA: Ulama dan Ilmu

Cobalah renungkan peristiwa saat saudara-saudara Yusuf telah berniat untuk bertobat sebelum membuang saudaranya itu. Mereka semula berkata: “Bunuhlah Yusuf” (Quran Surat Yusuf : 9), namun setelah itu berubah pikiran dan menunjukkan rasa sayangnya kepada adik mereka itu, “Buanglah ia ke suatu daerah (yang tak dikenal)” (Quran Surat Yusuf : 9), lalu mereka berniat untuk bertobat. “Setelah itu hendaklah menjadi orang-orang yang sholeh.” (Quran Surat Yusuf : 9).

Ketika pergi ke padang pasir, mereka berniat membunuh karena dorongan dengki. Namun, saudara tertua di antara mereka berkata, “Janganlah kalian membunuh Yusuf, tetapi masukkan saja ia ke dalam sumur.” (Quran Surat Yusuf : 10).

Ia tidak ingin saudaranya mati namun ia berharap agar nanti ada musafir lewat yang kemudian akan mengangkatnya dari sumur itu. Mereka setuju dengan usulan tersebut.

BACA JUGA: Perjalanan Ruh setelah Mati

Sebab terjadinya peristiwa seperti itu ialah adanya iman dalam dada. Iman itu muncul sesuai dengan kekuatan diri seseorang. Ketika menguat, iman mendorong seseorang untuk memiliki keteguhan hati. Di saat Iman lemah, jiwa seseorang akan ikut terbawa pada kelemahan hati.

Saat seseorang terkalahkan kelalaiannya sendiri dan jatuh ke dalam dosa, tabiatnya menjadi rapuh. Pada saat itulah, segala kenikmatan akan lenyap akibat penyesalan. Namun, pada saat yang sama iman mestinya muncul untuk mendorongnya beramal. []

Referensi: Shaidul Khatir, Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup, karya Imam Ibnu Al Jauzi, Penerbit Maghfirah Pustaka, Cetakan Juni 2022

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ibrah

2 Orang yang Khusyuk

Ibrah

Kerendahan Hati Umar bin Abdul Aziz di Hadapan Allah dan Doanya yang Dijabah

Ibrah

Kisah Anak Durhaka pada Ibu: Balasan Itu Sesuai Jenis Perbuatan

Ibrah

Kisah Anak Durhaka pada Bapak: Rabb-mu Benar-benar Mengawasimu!

Leave a Reply