Berbuka puasa bagi seorang Muslim bukan sekadar makan dan minum setelah menahan lapar dan dahaga seharian, tetapi juga merupakan momen ibadah yang penuh dengan adab dan doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Dalam hal ini, Rasulullah ﷺ mencontohkan bacaan doa ketika berbuka puasa yang ringkas namun sarat makna.
Rasulullah ﷺ bersabda, ketika beliau berbuka:
“ﺫَﻫَﺐَ ﺍﻟﻈّـﻤَﺄُ ﻭَﺍﺑْﺘَﻠّـَﺖِ ﺍﻟْﻌُﺮُﻭﻕُ، ﻭَﺛَﺒَﺖَ ﺍﻟْﺄَﺟْﺮُ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪُ”
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaAllah.
Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.”
(HR. Abu Dawud no. 2357; dinyatakan shahih oleh Al-Albani)
Doa ini menunjukkan bahwa berbuka puasa bukan hanya kembali menikmati makanan dan minuman, tetapi juga mengingat nikmat Allah yang telah dilimpahkan serta berharap pahala diterima.
BACA JUGA: Pelajaran dari Buka Puasa dengan Kurma
Makna di Balik Doa Berbuka
Dalam doa tersebut, Rasulullah ﷺ menyampaikan tiga unsur penting:
Pengakuan terhadap hilangnya dahaga dan lapar — menyadari nikmat Allah atas kelapangan perut dan tenggorokan yang kembali basah.
Harapan agar pahala puasa tetap terjaga dan diterima — sesungguhnya ibadah puasa adalah ibadah yang besar, dan seorang Muslim yang melaksanakannya berharap Allah menerima puasanya.
Kesadaran bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah — menunjukkan tawakkal dan ketundukan kepada Sang Pencipta.
Adab-adab Berbuka Puasa Lainnya
Menurut para ulama, selain membaca doa berbuka, terdapat adab lain yang dianjurkan dalam sunnah:
🌙 Berbuka segera setelah waktu masuk
Rasulullah ﷺ menyukai berbuka segera setelah matahari terbenam, sebagaimana sabdanya:
“Para hamba itu berada dalam kebaikan selama mereka segera berbuka.”
(HR. Ahmad)
BACA JUGA: Buka Puasa Sebaiknya dengan Apa Saja?
🌙 Membuka puasa dengan yang manis atau air
Rasulullah ﷺ biasa berbuka dengan kurma – jika tidak ada kurma, beliau minum air. Hal ini sesuai dengan tuntunan untuk memulai berbuka dengan yang sehat dan ringan.
🌙 Doa sebelum makan dan setelah makan
Membaca doa ketika hendak makan dan makan dengan tangan kanan juga termasuk adab yang dianjurkan.
Kesimpulan
Berbuka puasa menurut sunnah bukan sekadar momen fisik, tetapi kesempatan untuk kembali mengingat Allah, mensyukuri nikmat, dan memohon agar puasa diterima. Dengan mengamalkan doa dan adab-adab yang diajarkan Rasulullah ﷺ, ibadah puasa menjadi lengkap dan bernilai pahala berlipat di sisi Allah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


