Pertanyaan: Apakah saya boleh tidur sedangkan saya dalam keadaan junub (karena jimak), dan saya baru terbangun saat masuk waktu shalat fajar untuk bersuci?
Jawaban:
Ya, boleh bagi seorang yang junub untuk tidur sebelum dia mandi, dan kemudian bangun untuk mandi junub sebelum menunaikan shalat fajr, dan sebagai dalilnya, apa yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (110), dari [‘Aisyah] ia berkata;
BACA JUGA: Kondisi-kondisi Tidur yang Membatalkan dan Tidak Membatalkan Wudhu
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنَامُ وَهُوَ جُنُبٌ وَلا يَمَسُّ مَاءً
صححه الألباني في صحيح الترمذي (103
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah tidur dalam keadaan junub, dan beliau tidak menyentuh air.” Digolongkan dalam Sahih At-Tirmidzi oleh Al-Albani (103).
Meskipun demikian, lebih utama jika berwudhu sebelum tidur, dan jika bisa langsung mandi junub maka hal itu lebih sempurna, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa ia ditanya: “Bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika dalam keadaan junub? Apakah beliau mandi sebelum tidur ataukah tidur sebelum mandi?” ‘Aisyah menjawab,
كُلُّ ذَلِكَ قَدْ كَانَ يَفْعَلُ ، رُبَّمَا اغْتَسَلَ فَنَامَ ، وَرُبَّمَا تَوَضَّأَ فَنَامَ
رواه مسلم (465)
“Semua itu pernah dilakukan oleh beliau. Kadang beliau mandi, lalu tidur. Kadang pula beliau wudhu, barulah tidur.” HR. Muslim (465).
BACA JUGA: Adab-adab Tidur
Umar bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam:
أَيَنَامُ أَحَدُنَا وَهُوَ جُنُبٌ ؟ قَالَ : نَعَمْ ، إِذَا تَوَضَّأَ
رواه البخاري (280) ومسلم (462
“apakah seorang diantara kita boleh tidur dalam keadaan junub ?”, beliau bersabda: “ya, jika ia berwudhu”. HR. Bukhari (280), dan Muslim (462). []
SUMBER: ISLAMQA
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


