Dari Usamah bin Syarik radhiallahu’anhu, ia berkata:
شَهدتُ الأعرابَ يسألونَ النَّبيَّ صلَّى اللَّهُ عليْهِ وسلَّمَ أعلينا حرجٌ في كذا أعلَينا حرجٌ في كذا فقالَ لَهم عبادَ اللَّهِ وضعَ اللَّهُ الحرجَ إلَّا منِ اقترضَ من عرضِ أخيهِ شيئًا فذاكَ الَّذي حُرِجَ فقالوا يا رسولَ اللَّهِ هل علينا جناحٌ أن لا نتداوى قالَ تداوَوا عبادَ اللَّهِ فإنَّ اللَّهَ سبحانَهُ لم يضع داءً إلَّا وضعَ معَهُ شفاءً إلَّا الْهرمَ قالوا يا رسولَ اللَّهِ ما خيرُ ما أعطِيَ العبدُ قالَ خُلُقٌ حسنٌ
“Aku melihat orang-orang Arab Badwi bertanya kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:
BACA JUGA: Riyadhush Shalihin Hadist 12: Tawasul dengan Doa
‘Apakah kami berdosa jika melakukan perkara ini dan itu?’
Maka Nabi bersabda kepada mereka: ‘Wahai hamba-hamba Allah, Allah telah mengangkat dosa dari kalian kecuali dari orang yang merusak kehormatan kehormatan saudaranya, maka itulah yang berdosa’.
Mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah, apakah kami berdosa jika kami tidak berobat?’
BACA JUGA: Hadist Allah Tidaklah Tidur
Beliau bersabda:
‘Berobatlah, wahai hamba-hamba Allah, karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta‘ala tidak menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya, kecuali penyakit tua’. Mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah, apa hal terbaik yang diberikan kepada seorang hamba?’ Beliau menjawab: ‘Akhlak yang mulia.'”
(HR. Abu Daud no.3855, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Abu Daud). []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


