JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Kajian

Hukum Paylater

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid menyatakan bahwa tetap tidak dibolehkan mengikuti transaksi kredit yang ada dendanya ketika telat bayar, walaupun pembeli bertekad untuk melunasi angsurannya tepat waktu.

Ada dua alasan terlarangnya:

1. Ini sama saja menyetujui syarat riba, itu haram.

BACA JUGA: Hukum Berbicara di Sela-sela Wudhu

2. Bisa jadi ia tetap terjatuh dalam riba karena telat saat punya udzur yaitu karena lupa, sakit, atau pergi safar.
(Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, 101384)

Hukuman terberat bagi seorang hamba adalah tidak dapat melihat aib-aibnya sendiri dan sibuk melihat aib orang lain.”

Dan perlu dipahami bahwa denda ketika ada keterlembatan pembayaran termasuk riba jahiliyah dan disepakati haramnya.

BACA JUGA:  Hukum Menyingkat Tulisan Sholawat Nabi

Ibnu Katsir menyatakan bahwa jangan seperti orang jahiliyah yang akan berkata kepada pihak yang berutang (debitor) ketika sudah jatuh tempo, “Lunasilah! Kalau tidak, utangmu akan dibungakan.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2:287) []

Jawaban oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Kajian

Keadaan Ayah dan Ibu Nabi ﷺ di Akhirat

Kajian

Doa saat Tiba di Kuburan, Serta Hukum Menangis di Sisi Kubur

Kajian

Pangkal Segala Keburukan dan Penawarnya

Kajian

Akikah: Tanggung Jawab Ayah dan Anjuran Bagi Anak yang Belum Diaqiqahi

Leave a Reply