Diharamkan bagi wanita memakai minyak wangi, kecuali untuk suaminya saja. Dianjurkan baginya memakai minyak wangi yang baunya tidak tercium oleh orang lain dan semerbak. Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
BACA JUGA: Hukum Menyambung Rambut bagi Wanita
إِنَّ طِيبَ الرِّجَالِ مَا ظَهَرَ رِيحُهُ وَخَفِيَ لَوْنَهُ وَطِيبَ النِّسَاءِ مَا ظَهَرَ لَوْنَهُ وَخَفِي رِيحُهُ .
“Sesungguhnya wangi-wangian lelaki adalah yang nampak baunya dan tidak nampak warnanya, sedangkan wangi-wangian wanita adalah yang nampak warnanya dan tidak tercium baunya.” (H.R. Nasa’i dan Tirmidzi)
Asy-Syaukani mengatakan, “Telah diriwayatkan bahwa wanita yang lewat di majelis-majelis dengan memakai parfum yang semerbak baunya sama dengan wanita yang berzina.”
BACA JUGA: Hukum Wanita yang Menghilangkan Alis Mata dan yang Melakukan Wasyam
Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan disahihkan oleh Abu Dawud dan Nasa’i dari Abi Musa:
كُلِّ عَيْنٍ زَانِيَةٌ وَالْمَرْأَةُ إِذَا اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَتَ بِالْجَلِسِ فهي كَذَا وَكَذَا.
“Setiap mata berzina dan wanita yang memakai minyak wangi, lalu lewat di majelis, kemudian ia begini dan begini. ” []
Sumber: Fiqhul Maratil Muslimah / Penulis: Ibrahim Muhammad Al-Jamal / Penerbit: Pustaka Amani – Jakarta / Cet. I Rajab 1415 / Desember 1994
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam


