JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Yaumul Hisab

Ketika Kiamat, Adakah yang Selamat dari Matahari?

Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan, jika ada yang bertanya, adakah yang selamat dari matahari?

Jawaban, ya. Di sana ada beberapa golongan yang diberi naungan Allah pada hari tiada naungan lain selain naungan-Nya seperti yang disampaikan Nabi dalam hadits tentang tujuh golongan yang berada dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya yang akan disebut berikutnya, insya Allah.

Ada juga beberapa golongan lain yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari tiada naungan lain selain naungan-Nya yang akan disebutkan selanjutnya, insya Allah.

Sabda: “Tidak ada naungan selain naungan-Nya,” maksudnya selain naungan yang Allah ciptakan, tidak seperti yang dikira sebagian orang yang mengartikan naungan Dzat Allah, ini batil, sebab jika dinyatakan seperti itu maka konsekwensinya matahari saat itu berada di atas Allah. Na’udzu billah.

BACA JUGA:  Adakah Makhluk Allah yang Tahu Tanda-tanda Kiamat Besar?

Di dunia, kita bisa membuat naungan untuk diri kita sendiri, sementara nanti pada hari kiamat, di sana tidak ada lagi naungan selain naungan yang Allah ciptakan untuk menjadi naungan siapa pun di antara hamba yang la kehendaki. (Syarh al-Washitiyah, hal: 345)

Binatang dan Burung Dikumpulkan

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan, Allah akan mengumpulkan seluruh binatang pada hari kiamat, seperti ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan sunnah. Allah berfirman:

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَيْرِ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِن شَيْءٍ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ (٢)

“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, me-lainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab. Kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” (QS. Al-An’am: 38)

Allah berfirman:

وَمِنْ ءَايَنِهِ، خَلْقُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَابَّةٍ وَهُوَ عَلَى جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاءُ قَدِيرٌ (1)

“Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa meng-umpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.” (QS. Asy-Syura: 38)

Imam Qurthubi menjelaskan, manusia berbeda pendapat berkenaan dengan pengumpulan binatang serta hukum qisas yang diberlakukan di antara para binatang. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, yang dimaksud pengumpulan binatang adalah kematian seluruh binatang. Demikian juga yang dikemukakan oleh Dhahhak.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dalam riwayat lain bahwa binatang dikumpulkan dan dibangkitkan, seperti yang dikemukakan oleh Abu Dzar, Abu Hurairah, Amr bin Ash, Hasan -sahabat-, Hasan al-Bashri-tabi’in- dan lainnya. Inilah pendapat yang benar ber-dasarkan firman Allah:

وَإِذَا الْوُحُوضُ حُشِرَتْ )

“Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan.” (QS. At-Takwir: 5)

Dan firman Allah:

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَيْرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِن شَيْءٍ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ (۳)

“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab. Kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” (QS. Al-An’am: 38)

BACA JUGA:  Manusia Pertama yang Diberi Baju di Hari Kiamat

Abu Hurairah menjelaskan, Allah mengumpulkan seluruh makhluk pada hari kiamat; binatang liar, burung dan binatang ternak, serta segala sesuatu. Keadilan Allah berlaku hingga binatang yang tidak bertanduk mendapat keadilan atas perlakuan binatang bertanduk, setelah itu Allah berfirman: “Jadilah tanah,” Itulah firman Allah tentang orang-orang kafir:

إِنَّا أَنذَرْنَكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَلَيْتَنِي كُنتُ تُرَابًا )

“Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya dahulu adalah tanah.” (QS. An-Naba’: 40) []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Misteri Kematian) Menguak Fenomena Kematian & Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/November 2017 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Yaumul Hisab

Seberat Kalimat Tasbih di Hari yang Menentukan

Yaumul Hisab

Sungai-sungai Surga

Yaumul Hisab

Dari Mana Sungai-sungai Surga Memancar?

Yaumul Hisab

Rumah di Surga