JOIN GRUP WHATSAPP: Pusat Studi Islam

Ramadhan

Lailatul Qadar: Malam Ganjil atau Genap? Memahami Rahasianya di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Qiyamul Lail

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat agung dalam Islam. Allah menjelaskan bahwa malam ini lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, kaum Muslimin dianjurkan untuk bersungguh-sungguh beribadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan agar tidak kehilangan kesempatan meraih kemuliaan malam tersebut.

Rasulullah ﷺ memberikan petunjuk tentang kemungkinan waktu terjadinya Lailatul Qadar. Dalam sebuah hadis disebutkan:

لِتَاسِعَةٍ تَبْقَى لِسَابِعَةٍ تَبْقَى لِخَامِسَةٍ تَبْقَى لِثَالِثَةٍ تَبْقَى

“Bisa jadi Lailatul Qadar ada pada sembilan hari yang tersisa, tujuh hari yang tersisa, lima hari yang tersisa, atau tiga hari yang tersisa.” (HR. Bukhari)

BACA JUGA: Mengejar Kemuliaan Lailatul Qadar

Hadis ini menunjukkan bahwa Lailatul Qadar berada di sepuluh malam terakhir Ramadan. Namun, cara menghitungnya bisa berbeda tergantung jumlah hari dalam bulan Ramadan.

Ulama besar, Ibnu Hazm rahimahullah, menjelaskan dalam kitabnya Al-Muhalla bahwa jika Ramadan berjumlah 29 hari, maka sepuluh malam terakhir dimulai dari malam ke-20. Dalam kondisi ini, malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir adalah malam ke-20, 22, 24, 26, dan 28. Artinya, Lailatul Qadar bisa saja jatuh pada malam-malam tersebut.

Sebaliknya, jika Ramadan berjumlah 30 hari, maka sepuluh malam terakhir dimulai dari malam ke-21. Dalam keadaan ini, malam-malam ganjilnya adalah malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29. Inilah malam-malam yang sering disebut sebagai malam ganjil yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.

BACA JUGA:  Ya Allah, Berikan Rezeki Kepada Kami Lailatul Qadar

Masalahnya, penentuan jumlah hari Ramadan biasanya diketahui setelah dilakukan rukyatul hilal di akhir bulan. Karena itu, selama Ramadan masih berlangsung, kita belum mengetahui apakah bulan tersebut akan berjumlah 29 atau 30 hari.

Oleh sebab itu, cara paling aman adalah dengan memperbanyak ibadah di seluruh sepuluh malam terakhir tanpa memilih-milih malam tertentu saja. Rasulullah ﷺ sendiri mencontohkan kesungguhan ini dengan menghidupkan malam-malam tersebut dengan shalat, doa, dan berbagai amal kebaikan.

Semoga Allah memberikan kepada kita taufik untuk bertemu dengan Lailatul Qadar dan menerima seluruh amal ibadah kita. Wallahu a’lam. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: Join Group WA (WhatsApp Group)
Instagram: https://www.instagram.com/pusatstudi.islam20/
YouTube: https://www.youtube.com/@pusatstudiislam
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/pusatstudiislam

Related posts
Ramadhan

Ingatlah Puasa yang Sudah Kita Lakukan Sebulan Penuh Itu: Mutiara Hadits

Ramadhan

Setelah Ramadhan Berlalu, Apa?

Ramadhan

Tanda Diterimanya Amalan Ramadhan Kita

Ramadhan

Jumlah Malaikat yang Turun pada Malam Lailatul Qadr